Belakangan ini menyimpulkan mengapa popularitas beberapa KOL berbahasa Mandarin menurun——masalah tim komentar AI. Dengan pengamatan cermat, dapat ditemukan sebuah fenomena: posting yang sama, beberapa komentar tampaknya berasal dari akun berbeda, tetapi waktu publikasinya hampir bersamaan, meskipun gaya kontennya berbeda. Di balik ini sangat mungkin adalah operasi dari studio komentar AI yang telah dikoordinasikan. Jika terdeteksi oleh alat seperti Grok, bobot akun akan langsung menurun.
Sebelumnya berpikir untuk membiarkan saja, toh cukup memblokir saja. Tapi algoritma rekomendasi Twitter baru-baru ini mengalami penyesuaian yang jelas, interaksi berkualitas rendah semakin memperburuk eksposur konten. Daripada dibebani oleh komentar AI yang menurunkan peringkat, lebih baik bertindak proaktif. Strategi saat ini sangat sederhana: blokir semua komentar yang diduga dihasilkan AI, sekaligus sesuaikan preferensi algoritma, utamakan menampilkan interaksi berkualitas tinggi.
Keuntungan dari langkah ini jelas—sinyal akun menjadi lebih bersih, sistem distribusi konten Twitter akan lebih bersedia merekomendasikan konten Anda, dan garis waktu pengikut juga menjadi jauh lebih bersih.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
FomoAnxiety
· 01-15 14:48
Haha sekarang mengerti, tidak heran akhir-akhir ini di kolom komentar siapa pun rasanya sama saja
Langkah ini memang kejam, langsung mematikan bisnis bot
Seharusnya sudah dilakukan seperti ini, kolom komentar yang bersih benar-benar lebih nyaman
Langkah memblokir komentar AI ini bisa dibilang mengikuti irama
Dibunuh oleh algoritma memang pantas, kualitas adalah raja, semua
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 01-14 17:43
Wah, baru sadar kenapa akhir-akhir ini kolom komentar para influencer besar terasa begitu aneh... Sekumpulan robot yang spam benar-benar luar biasa
Masalah tim komentar AI ini sudah harus dibereskan, nge-boost popularitas sampai merusak akun sendiri, untuk apa sih
Memblokir interaksi berkualitas rendah ini adalah langkah yang tepat, algoritma jadi lebih bersih dan eksposur bisa meningkat, pemikiran terbalik
Operasi ini sama dengan penyelamatan diri sendiri, harus aktif menyerang jangan sampai tertinggal
Tidak heran beberapa akun cepat naik dan cepat mati, ternyata semua ini adalah permainan dari yang berbuat onar
Lihat AsliBalas0
tx_pending_forever
· 01-12 22:54
Studio komentar AI ini benar-benar keren, cuma tahu memanfaatkan peluang
Masih pakai yang ini, sudah lama dihancurkan oleh Grok
Diblokir memang diblokir, bobot algoritma tetap turun, inilah yang bikin frustasi
Sama dengan pemikiran saya, daripada menunggu mati lebih baik membersihkan secara aktif
Lucu banget, beberapa kol belum sadar bahwa akun mereka sudah terjebak
Benar sekali, kualitas interaksi adalah kunci, data yang diisi ulang tidak ada artinya
Operasi ini bisa dibilang sudah sadar, tapi agak terlambat
Saya punya teman yang pernah tertipu oleh trik ini, padahal kontennya tidak buruk tapi tetap turun peringkat
Sebenarnya sudah saatnya untuk memberi pukulan keras, kolam komentar AI terlalu kotor
Memblokir komentar AI adalah langkah yang benar, sinyal menjadi bersih dan algoritma akan mau membantu kamu
Akhirnya sekarang ada yang berani bertindak serius, seharusnya sudah dilakukan seperti ini sejak dulu
Dibandingkan dengan mereka yang masih menggunakan tim AI untuk menunjukkan keberadaan, langkah ini memang lebih cerdas
Belakangan ini menyimpulkan mengapa popularitas beberapa KOL berbahasa Mandarin menurun——masalah tim komentar AI. Dengan pengamatan cermat, dapat ditemukan sebuah fenomena: posting yang sama, beberapa komentar tampaknya berasal dari akun berbeda, tetapi waktu publikasinya hampir bersamaan, meskipun gaya kontennya berbeda. Di balik ini sangat mungkin adalah operasi dari studio komentar AI yang telah dikoordinasikan. Jika terdeteksi oleh alat seperti Grok, bobot akun akan langsung menurun.
Sebelumnya berpikir untuk membiarkan saja, toh cukup memblokir saja. Tapi algoritma rekomendasi Twitter baru-baru ini mengalami penyesuaian yang jelas, interaksi berkualitas rendah semakin memperburuk eksposur konten. Daripada dibebani oleh komentar AI yang menurunkan peringkat, lebih baik bertindak proaktif. Strategi saat ini sangat sederhana: blokir semua komentar yang diduga dihasilkan AI, sekaligus sesuaikan preferensi algoritma, utamakan menampilkan interaksi berkualitas tinggi.
Keuntungan dari langkah ini jelas—sinyal akun menjadi lebih bersih, sistem distribusi konten Twitter akan lebih bersedia merekomendasikan konten Anda, dan garis waktu pengikut juga menjadi jauh lebih bersih.