Singkatnya, ini hanyalah sebuah keputusan alokasi modal. Masalahnya adalah—di dunia kripto terlalu banyak proyek yang menganggap buyback sebagai penyelamat, menggunakan itu untuk menutupi fakta bahwa mereka tidak memiliki kecocokan pasar produk yang nyata.
Ini benar-benar berbeda dari buyback saham di pasar tradisional. Buyback saham biasanya dilakukan ketika perusahaan sudah matang, bisnis stabil, dan arus kas cukup. Sedangkan proyek kripto? Banyak yang belum memahami nilai inti mereka sendiri, lalu mulai menghabiskan uang untuk membeli kembali token, berusaha menaikkan harga dengan cara ini.
Perbedaannya di sini: buyback perusahaan tradisional adalah tambahan, sedangkan di dunia kripto sering kali digunakan untuk menutupi—menutupi pertumbuhan pengguna yang lemah, kurangnya aktivitas interaksi, dan kebutuhan nyata yang hilang. Dalam jangka panjang, buyback tanpa produk yang kuat hanyalah upaya sementara yang akhirnya hanya akan menyesal.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
NotSatoshi
· 01-15 21:32
Pada akhirnya, ini hanya menipu diri sendiri. Jika benar-benar ada produk, siapa yang masih akan menggunakan metode ini?
Lihat AsliBalas0
FantasyGuardian
· 01-15 15:17
Benar sekali, pembelian kembali hanyalah sebuah tameng malu-malu, sungguh
Lihat AsliBalas0
screenshot_gains
· 01-15 04:54
Singkatnya, itu hanya membuat janji palsu, proyek yang benar-benar memiliki produk tidak perlu setiap hari mengucapkan mantra pembelian kembali.
Lihat AsliBalas0
ProposalDetective
· 01-12 22:53
Sejujurnya, proyek-proyek ini sekarang adalah kertas harimau, tanpa produk jangan sembarangan berbuat sesuatu
Lihat AsliBalas0
ProposalManiac
· 01-12 22:49
Pembelian kembali pada dasarnya adalah menutup mata dan mencuri lonceng, proyek yang tidak memiliki kekuatan produk menggunakannya sebagai penutup malu. Sudah berapa banyak kasus seperti ini yang dilihat, akhirnya semuanya berakhir dengan kekacauan.
Lihat AsliBalas0
LayoffMiner
· 01-12 22:44
Benar sekali, itu seperti membongkar tembok timur untuk memperbaiki tembok barat, akhirnya pasti akan gagal juga
Lihat AsliBalas0
NewPumpamentals
· 01-12 22:37
Benar sekali, kalau tidak bagaimana menjelaskan proyek yang setiap hari melakukan buyback tetapi setelah satu bulan tetap nol?
Token buyback sama sekali bukanlah model bisnis.
Singkatnya, ini hanyalah sebuah keputusan alokasi modal. Masalahnya adalah—di dunia kripto terlalu banyak proyek yang menganggap buyback sebagai penyelamat, menggunakan itu untuk menutupi fakta bahwa mereka tidak memiliki kecocokan pasar produk yang nyata.
Ini benar-benar berbeda dari buyback saham di pasar tradisional. Buyback saham biasanya dilakukan ketika perusahaan sudah matang, bisnis stabil, dan arus kas cukup. Sedangkan proyek kripto? Banyak yang belum memahami nilai inti mereka sendiri, lalu mulai menghabiskan uang untuk membeli kembali token, berusaha menaikkan harga dengan cara ini.
Perbedaannya di sini: buyback perusahaan tradisional adalah tambahan, sedangkan di dunia kripto sering kali digunakan untuk menutupi—menutupi pertumbuhan pengguna yang lemah, kurangnya aktivitas interaksi, dan kebutuhan nyata yang hilang. Dalam jangka panjang, buyback tanpa produk yang kuat hanyalah upaya sementara yang akhirnya hanya akan menyesal.