Lanskap regulasi cryptocurrency yang sedang berkembang semakin menjadi perdebatan, dengan sebuah kelompok advokasi baru bernama ‘Investors For Transparency’ melancarkan kampanye profil tinggi melawan ketentuan DeFi yang diusulkan dalam undang-undang crypto yang akan datang. Organisasi ini telah meluncurkan iklan televisi selama slot waktu utama di Fox News, memobilisasi oposisi publik terhadap langkah regulasi yang kontroversial yang dijadwalkan untuk ditinjau oleh Senat.
Waktu intervensi ini sangat strategis—dorongan ini datang hanya beberapa hari sebelum senator akan memilih paket legislatif dalam komite. Kampanye ini menegaskan perpecahan mendalam seputar bagaimana keuangan terdesentralisasi harus diatur, sebuah isu yang telah muncul sebagai komponen paling polar dari RUU struktur pasar yang lebih luas.
Inti dari Perselisihan
Sektor DeFi telah menjadi pusat pertempuran legislatif, memposisikan lembaga keuangan tradisional, pelaku industri cryptocurrency, dan pembuat kebijakan saling berhadapan. Kurangnya kejelasan tentang bahasa regulasi tertentu telah memicu ketidakpastian di seluruh pasar. Pengamat industri memperkirakan bahwa Komite Perbankan Senat akan mengungkapkan teks lengkap RUU tersebut sebelum sesi markup hari Kamis depan, yang berpotensi menyelesaikan ambiguitas tentang arah regulasi untuk protokol keuangan terdesentralisasi.
Tantangan yang dihadapi industri DeFi menyoroti ketegangan mendasar dalam regulasi crypto: menyeimbangkan perlindungan inovasi dengan perlindungan investor. Saat para pembuat kebijakan bersiap untuk pemungutan suara penting, semua mata tetap tertuju pada apakah bahasa akhir akan menjawab kekhawatiran pemangku kepentingan atau tetap menjadi poin perdebatan dalam kebijakan crypto.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Medan Pertempuran Regulasi: Ketentuan DeFi Menghadapi Penolakan yang Semakin Kuat Sebelum Pemungutan Suara Senat
Lanskap regulasi cryptocurrency yang sedang berkembang semakin menjadi perdebatan, dengan sebuah kelompok advokasi baru bernama ‘Investors For Transparency’ melancarkan kampanye profil tinggi melawan ketentuan DeFi yang diusulkan dalam undang-undang crypto yang akan datang. Organisasi ini telah meluncurkan iklan televisi selama slot waktu utama di Fox News, memobilisasi oposisi publik terhadap langkah regulasi yang kontroversial yang dijadwalkan untuk ditinjau oleh Senat.
Waktu intervensi ini sangat strategis—dorongan ini datang hanya beberapa hari sebelum senator akan memilih paket legislatif dalam komite. Kampanye ini menegaskan perpecahan mendalam seputar bagaimana keuangan terdesentralisasi harus diatur, sebuah isu yang telah muncul sebagai komponen paling polar dari RUU struktur pasar yang lebih luas.
Inti dari Perselisihan
Sektor DeFi telah menjadi pusat pertempuran legislatif, memposisikan lembaga keuangan tradisional, pelaku industri cryptocurrency, dan pembuat kebijakan saling berhadapan. Kurangnya kejelasan tentang bahasa regulasi tertentu telah memicu ketidakpastian di seluruh pasar. Pengamat industri memperkirakan bahwa Komite Perbankan Senat akan mengungkapkan teks lengkap RUU tersebut sebelum sesi markup hari Kamis depan, yang berpotensi menyelesaikan ambiguitas tentang arah regulasi untuk protokol keuangan terdesentralisasi.
Tantangan yang dihadapi industri DeFi menyoroti ketegangan mendasar dalam regulasi crypto: menyeimbangkan perlindungan inovasi dengan perlindungan investor. Saat para pembuat kebijakan bersiap untuk pemungutan suara penting, semua mata tetap tertuju pada apakah bahasa akhir akan menjawab kekhawatiran pemangku kepentingan atau tetap menjadi poin perdebatan dalam kebijakan crypto.