## Raksasa Wall Street Tambah Alokasi ETF Kripto, Aset Utama Menuju Tonggak Sejarah Baru
Pengajuan ETF kripto Morgan Stanley menandai perubahan besar dalam sikap lembaga keuangan tradisional terhadap aset digital. Bank investasi global terkemuka ini tidak hanya mengajukan permohonan ETF Bitcoin, tetapi juga berencana meluncurkan produk Solana ETF, bersaing dengan raksasa pengelola aset seperti BlackRock untuk memasuki pasar yang berkembang pesat ini.
### Morgan Stanley Percepat Ekspansi ke Dunia Kripto
Langkah ini menunjukkan bahwa Morgan Stanley beralih dari jalur investasi pasif menjadi pengelola aktif. Sebelumnya, bank ini hanya mengizinkan klien berinvestasi dalam produk ETF kripto dari penerbit lain, namun kini mengajukan ETF kripto yang dikelola sendiri, menandai peningkatan strategi.
**Dalam hal ETF Bitcoin**, dana ini akan menggunakan Bitcoin sebagai aset dasar dan mengukur kinerja berdasarkan patokan harga tertentu. Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di $91.92K, dengan kenaikan 24 jam sebesar +1.60%.
**Dalam hal ETF Solana**, dana ini akan mengikuti kinerja SOL dan memiliki aset trust yang dipegang oleh pihak ketiga. Keunikan dari dana ini adalah rencana Morgan Stanley untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melakukan staking SOL, dengan hasil staking tersebut dikumpulkan ke dalam nilai aset bersih (NAV) dana. Saat ini, harga SOL adalah $141.41, dengan kenaikan 24 jam sebesar +1.61%.
### Momen Dramatis di Dunia Altcoin
Sementara itu, Shiba Inu (SHIB) menampilkan momen singkat namun mengguncang secara teknikal. Didukung oleh lonjakan tekanan beli secara tiba-tiba, SHIB berhasil menembus Moving Average Eksponensial 100 hari (EMA)—level resistance penting yang telah membatasi kenaikan selama beberapa minggu.
Kenaikan ini menyebabkan SHIB mencapai level $0.00001 dalam waktu singkat, secara teknikal menandai pencapaian milestone "penghapusan nol" yang telah lama dinantikan investor. Namun, pasar segera berbalik, dan tembusan ini gagal dipertahankan. Meskipun level harga ini secara teknikal telah tercapai, kekuatan pendukung yang cukup untuk menjaga keberlanjutan tembusan belum terbentuk, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap tren ini masih terbatas.
### Kekhawatiran Teknis di Balik Kenaikan XRP
Ripple (XRP) menunjukkan performa mengesankan sejak awal Januari, naik sekitar 32% dari awal bulan dan saat ini diperdagangkan di $2.07, dengan kenaikan 24 jam sebesar +0.24%. Altcoin utama ini baru-baru ini menembus level resistance konvensional, sempat naik 5% dan mencetak rekor tertinggi dalam rentang harga.
Namun, analis teknikal terkenal John Bolling mengeluarkan sinyal hati-hati dalam komentar terbaru di media sosial. Ia memperingatkan trader agar tidak menganggap kenaikan vertikal sebagai tanda kekuatan struktural. Bolling menegaskan bahwa meskipun XRP menunjukkan "penguatan yang kuat", bentuk teknikal dasarnya masih relatif rapuh dibandingkan Bitcoin dan Ethereum, dan saat ini urutan pasar tetap "BTC > ETH > XRP".
Ini menjadi pengingat bagi investor untuk berhati-hati saat membeli di level tinggi, karena kenaikan jangka pendek tidak serta merta mengubah tren jangka menengah. Dengan semakin banyaknya investor institusional seperti Morgan Stanley yang memperdalam alokasi ETF kripto, struktur pasar akan menghadapi penilaian ulang terhadap nilai aset.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Raksasa Wall Street Tambah Alokasi ETF Kripto, Aset Utama Menuju Tonggak Sejarah Baru
Pengajuan ETF kripto Morgan Stanley menandai perubahan besar dalam sikap lembaga keuangan tradisional terhadap aset digital. Bank investasi global terkemuka ini tidak hanya mengajukan permohonan ETF Bitcoin, tetapi juga berencana meluncurkan produk Solana ETF, bersaing dengan raksasa pengelola aset seperti BlackRock untuk memasuki pasar yang berkembang pesat ini.
### Morgan Stanley Percepat Ekspansi ke Dunia Kripto
Langkah ini menunjukkan bahwa Morgan Stanley beralih dari jalur investasi pasif menjadi pengelola aktif. Sebelumnya, bank ini hanya mengizinkan klien berinvestasi dalam produk ETF kripto dari penerbit lain, namun kini mengajukan ETF kripto yang dikelola sendiri, menandai peningkatan strategi.
**Dalam hal ETF Bitcoin**, dana ini akan menggunakan Bitcoin sebagai aset dasar dan mengukur kinerja berdasarkan patokan harga tertentu. Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di $91.92K, dengan kenaikan 24 jam sebesar +1.60%.
**Dalam hal ETF Solana**, dana ini akan mengikuti kinerja SOL dan memiliki aset trust yang dipegang oleh pihak ketiga. Keunikan dari dana ini adalah rencana Morgan Stanley untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam melakukan staking SOL, dengan hasil staking tersebut dikumpulkan ke dalam nilai aset bersih (NAV) dana. Saat ini, harga SOL adalah $141.41, dengan kenaikan 24 jam sebesar +1.61%.
### Momen Dramatis di Dunia Altcoin
Sementara itu, Shiba Inu (SHIB) menampilkan momen singkat namun mengguncang secara teknikal. Didukung oleh lonjakan tekanan beli secara tiba-tiba, SHIB berhasil menembus Moving Average Eksponensial 100 hari (EMA)—level resistance penting yang telah membatasi kenaikan selama beberapa minggu.
Kenaikan ini menyebabkan SHIB mencapai level $0.00001 dalam waktu singkat, secara teknikal menandai pencapaian milestone "penghapusan nol" yang telah lama dinantikan investor. Namun, pasar segera berbalik, dan tembusan ini gagal dipertahankan. Meskipun level harga ini secara teknikal telah tercapai, kekuatan pendukung yang cukup untuk menjaga keberlanjutan tembusan belum terbentuk, menunjukkan kepercayaan pasar terhadap tren ini masih terbatas.
### Kekhawatiran Teknis di Balik Kenaikan XRP
Ripple (XRP) menunjukkan performa mengesankan sejak awal Januari, naik sekitar 32% dari awal bulan dan saat ini diperdagangkan di $2.07, dengan kenaikan 24 jam sebesar +0.24%. Altcoin utama ini baru-baru ini menembus level resistance konvensional, sempat naik 5% dan mencetak rekor tertinggi dalam rentang harga.
Namun, analis teknikal terkenal John Bolling mengeluarkan sinyal hati-hati dalam komentar terbaru di media sosial. Ia memperingatkan trader agar tidak menganggap kenaikan vertikal sebagai tanda kekuatan struktural. Bolling menegaskan bahwa meskipun XRP menunjukkan "penguatan yang kuat", bentuk teknikal dasarnya masih relatif rapuh dibandingkan Bitcoin dan Ethereum, dan saat ini urutan pasar tetap "BTC > ETH > XRP".
Ini menjadi pengingat bagi investor untuk berhati-hati saat membeli di level tinggi, karena kenaikan jangka pendek tidak serta merta mengubah tren jangka menengah. Dengan semakin banyaknya investor institusional seperti Morgan Stanley yang memperdalam alokasi ETF kripto, struktur pasar akan menghadapi penilaian ulang terhadap nilai aset.