Membahas suatu protokol penyimpanan, banyak orang memusatkan perhatian pada dimensi kapasitas, tingkat desentralisasi, dan kemampuan anti-sensor. Tapi sebenarnya, pandangan seperti ini tidak menangkap inti masalah. Masalah yang sesungguhnya tidak terletak pada aspek teknis, melainkan pada aspek ekonomi: siapa yang bersedia membayar untuk tugas yang melelahkan dan tidak menguntungkan ini, yaitu menyimpan data sejarah?
Logika sistem tradisional sangat sederhana—sejarah adalah beban. Mengompresi log, menggabungkan status lama, secara rutin membersihkan versi yang usang, semua ini adalah operasi standar untuk meminimalkan biaya. Menyimpan data ini tidak memberikan manfaat langsung, malah justru menghabiskan sumber daya.
Namun, beberapa protokol baru mengubah aturan main ini. Mereka menggunakan insentif token untuk mengubah "penyimpanan sejarah" dari kewajiban menjadi bisnis. Node tidak lagi dipaksa untuk melakukannya, melainkan diarahkan untuk berpartisipasi. Semakin teliti penyimpanan, semakin data dapat diverifikasi, dan semakin stabil operasinya, maka potensi keuntungan jangka panjangnya akan semakin tinggi. Inilah inti dari semuanya.
Tugas yang harus diselesaikan secara keras mudah untuk diperlakukan sembarangan, sementara tugas yang didorong oleh insentif ekonomi akan diperlakukan dengan serius. Token di sini bukan sekadar bukti pembelian kapasitas, melainkan sesuatu yang langka dan berharga: catatan sejarah yang dapat dipercaya. Pada tahap kecil, ini mungkin tidak terasa, tetapi begitu jaringan berkembang, nilai sumber daya ini akan meningkat secara eksponensial.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
MoonRocketTeam
· 01-15 18:42
Pada akhirnya, mekanisme insentif adalah pendorong utama, parameter teknis sudah terlalu biasa dimainkan, sekarang lihat siapa yang bisa merancang model ekonomi yang lebih cerdas
Lihat AsliBalas0
HorizonHunter
· 01-15 11:45
Benar sekali, insentif ekonomi adalah kekuatan produksi. Penegakan paksa dari sistem itu sudah saatnya untuk dihapuskan.
Singkatnya, mekanisme insentif yang berjalan dengan baik adalah kunci untuk mempertahankan node, tidak peduli seberapa hebat teknologi yang digunakan jika tidak ada uang yang bisa didapatkan, semuanya sia-sia
Lihat AsliBalas0
MidnightMEVeater
· 01-12 20:25
Selamat pagi semuanya. Singkatnya, mengubah paksaan menjadi umpan, node-node dari dipaksa bekerja menjadi secara sukarela mengambil bagian. Insentif token ini benar-benar memanfaatkan sifat malas manusia. Data historis ini seperti buku pesanan di pasar gelap, terlihat tidak berguna, tetapi saat momen kritis, indeks nilai akan meledak.
Membahas suatu protokol penyimpanan, banyak orang memusatkan perhatian pada dimensi kapasitas, tingkat desentralisasi, dan kemampuan anti-sensor. Tapi sebenarnya, pandangan seperti ini tidak menangkap inti masalah. Masalah yang sesungguhnya tidak terletak pada aspek teknis, melainkan pada aspek ekonomi: siapa yang bersedia membayar untuk tugas yang melelahkan dan tidak menguntungkan ini, yaitu menyimpan data sejarah?
Logika sistem tradisional sangat sederhana—sejarah adalah beban. Mengompresi log, menggabungkan status lama, secara rutin membersihkan versi yang usang, semua ini adalah operasi standar untuk meminimalkan biaya. Menyimpan data ini tidak memberikan manfaat langsung, malah justru menghabiskan sumber daya.
Namun, beberapa protokol baru mengubah aturan main ini. Mereka menggunakan insentif token untuk mengubah "penyimpanan sejarah" dari kewajiban menjadi bisnis. Node tidak lagi dipaksa untuk melakukannya, melainkan diarahkan untuk berpartisipasi. Semakin teliti penyimpanan, semakin data dapat diverifikasi, dan semakin stabil operasinya, maka potensi keuntungan jangka panjangnya akan semakin tinggi. Inilah inti dari semuanya.
Tugas yang harus diselesaikan secara keras mudah untuk diperlakukan sembarangan, sementara tugas yang didorong oleh insentif ekonomi akan diperlakukan dengan serius. Token di sini bukan sekadar bukti pembelian kapasitas, melainkan sesuatu yang langka dan berharga: catatan sejarah yang dapat dipercaya. Pada tahap kecil, ini mungkin tidak terasa, tetapi begitu jaringan berkembang, nilai sumber daya ini akan meningkat secara eksponensial.