Futures Emas atau CFD? Panduan Pilihan yang Wajib Diketahui Investor|Risiko, Biaya, dan Ambang Sekali Jelaskan

Emas Berjangka dan CFD, Mana yang Harus Dipilih Pemula?

Ingin masuk ke pasar emas, tetapi bingung antara “emas berjangka” dan “emas CFD”? Kedua alat ini terlihat mirip, tetapi logika transaksi, tingkat risiko, dan ambang modal sangat berbeda.

Sejak 2025, harga emas naik lebih dari 60%, mencatat kenaikan tahunan terbesar sejak 1979, dan lembaga keuangan secara umum memprediksi harga emas rata-rata mencapai 4500 hingga 5000 dolar AS pada 2026. Dengan tren yang kuat ini, banyak investor tertarik mencoba, tetapi satu langkah salah bisa berakibat kehilangan seluruh modal.

Pertama, simpulkan: Jika modal kurang dari 10 juta rupiah dan baru memulai investasi emas, CFD emas lebih ramah; jika sudah berpengalaman berjangka, modal cukup, dan ingin transaksi nyata, emas berjangka adalah pilihan yang tepat.

Apa itu Emas Berjangka? Mengapa Menarik untuk Trader Jangka Pendek?

Emas berjangka adalah kontrak standar yang diperdagangkan di bursa berjangka, di mana kedua pihak sepakat untuk melakukan transaksi sejumlah emas pada waktu tertentu di masa depan dengan harga tertentu. Investor tidak perlu memiliki emas fisik, cukup melalui grafik lilin (K-line) untuk membeli dan menjual demi mendapatkan selisih harga.

Pasar emas berjangka terbesar di dunia adalah New York Mercantile Exchange (COMEX), dengan volume transaksi sekitar 27 juta ons per hari, setara dengan 100 miliar hingga 200 miliar dolar AS. Seberapa likuid pasar ini? Artinya, transaksi hampir tidak tersendat, risiko slippage sangat rendah.

Emas berjangka menggunakan sistem margin, di mana investor hanya perlu membayar 5%-10% dari nilai kontrak sebagai margin untuk mengendalikan kontrak yang jauh lebih besar. Contohnya, harga emas $4300, satu kontrak standar mewakili 100 ons emas, dengan nilai total $430.000, dan margin 10% hanya sekitar 43 juta rupiah untuk ikut serta.

Kenapa emas berjangka begitu menarik?

Dapat posisi long dan short. Harga emas naik dan turun, peluangnya sama besar, tidak seperti saham yang hanya bisa long, berjangka bisa hedging risiko pasar saham.

Biaya rendah, transaksi 24 jam. Tanpa biaya penyimpanan, spread sangat kecil, sistem T+0 memungkinkan dana langsung digunakan untuk transaksi berikutnya, kapan saja selama jam perdagangan.

Leverage yang jelas. Jika harga emas naik 5%, akun berjangka bisa mendapatkan keuntungan 50%. Lebih menguntungkan dari membeli batangan emas atau ETF emas berkali lipat.

Perbedaan besar antar Bursa Berjangka, Salah Pilih Bisa Terjebak

Pasar emas berjangka utama di dunia memiliki karakteristik berbeda:

New York Mercantile Exchange (COMEX, kode GC) — Raja likuiditas global, satuan transaksi 100 ons, perubahan terkecil 0,10 dolar/ons, jam perdagangan dari pukul 8:20 pagi sampai 1:30 siang waktu Timur AS, ditambah perdagangan elektronik 24 jam, bulan pengiriman Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, Desember. Likuiditas tinggi berarti spread sangat kecil (0,1-0,3 dolar), jadi pilihan utama investor global.

London Metal Exchange (LME, kode GOLD) — Satuan transaksi 1 kilogram (32,15 ons), perubahan terkecil 0,01 dolar/ons, juga 24 jam elektronik, sangat diakui secara global.

Tokyo Commodity Exchange (TOCOM, kode 7J) — Satuan transaksi 1000 gram, dihitung dalam yen, cocok untuk investor Asia; sesi siang 8:45-13:45, malam 15:00-5:00 keesokan harinya.

Shanghai Futures Exchange (SHFE, kode AU) — Satuan transaksi 1000 gram, dihitung dalam RMB, pilihan yang ramah untuk investor domestik, margin sekitar 10%.

Taiwan Futures Exchange (TAIFEX, kode TWGD) — Satuan transaksi 100 ons, dihitung dalam dolar Taiwan. Tapi ada masalah besar: volume transaksi emas berjangka di Taiwan sangat rendah, rata-rata harian 158 kontrak pada 2021. Likuiditas buruk berarti spread besar, slippage parah, biaya tersembunyi justru lebih tinggi.

Kelemahan Mematikan Emas Berjangka, Wajib Dibaca Pemula

Leverage adalah pedang bermata dua. Harga emas turun 5%, margin bisa langsung terkuras, bahkan dipanggil margin call. Saat harga sedang tinggi, volatilitas harian 2-3% sudah biasa, dan koreksi besar bisa membuat posisi terpaksa ditutup.

Masa jatuh tempo merepotkan. Kontrak berjangka memiliki tanggal kadaluarsa yang jelas, COMEX umumnya setiap dua bulan sekali. Kebanyakan investor harus rollover ke kontrak bulan berikutnya sebelum jatuh tempo, kontrak bulan jauh biasanya lebih mahal, biaya rollover bisa menghabiskan beberapa dolar hingga puluhan dolar. Jika posisi dipegang lama, biaya ini akan menggerogoti keuntungan.

Sulit diambil peluang jangka pendek. Harga emas sangat volatil, sejarah menunjukkan koreksi 20%-30% sering terjadi, sehingga mengejar kenaikan jangka pendek berisiko besar.

CFD Emas: Pilihan Lebih Stabil untuk Pemula

CFD emas bukan kontrak fisik, melainkan mengikuti pergerakan harga emas, dan keuntungan didapat dari selisih harga beli dan jual. Mirip berjangka, tetapi aturan jauh lebih sederhana.

Perbedaan utama: Tanpa tanggal jatuh tempo, leverage bisa disesuaikan sendiri (dari 0,5x sampai 200x), minimal mulai dari 1 dolar. Tidak perlu khawatir biaya rollover, dan tidak dipaksa menutup posisi saat kondisi tidak menguntungkan.

Perbandingan Fasilitas: Berjangka vs. CFD

Item Emas Berjangka CFD Emas
Kode COMEX GC atau kode bursa lain Biasanya XAU/USD (spot gold)
Margin 5%-10% 0,5%-100% (dapat disesuaikan)
Jam Perdagangan Sesuai jadwal bursa (siang + malam) 24 jam nonstop
Tanggal Jatuh Tempo Ada (setiap 2 bulan) Tidak ada
Biaya Perdagangan Biaya transaksi + spread + rollover Spread + biaya semalam
Biaya Perdagangan Sekitar 2-3 dolar per lot, spread 0,1-0,3 dolar Tanpa komisi, spread kecil, biaya semalam ada
Volume Minimum 1 lot (100 ons) 0,01 lot (1 ons)
Modal Minimum Beberapa juta rupiah Puluhan dolar saja sudah bisa coba-coba

CFD biasanya dibuka di broker forex, prosesnya simpel, cukup isi data online.

Biaya Investasi Emas yang Perlu Diketahui

Biaya transaksi berjangka meliputi biaya komisi, spread, dan rollover. Komisi biasanya per lot, misalnya 2-3 dolar (termasuk biaya bursa dan broker). Spread tergantung nilai kontrak, di COMEX sangat likuid dan spread sangat kecil (0,1-0,3 dolar), tetapi saat pasar ekstrem bisa membesar.

Rollover adalah biaya tersembunyi, karena kontrak berjangka memiliki tanggal jatuh tempo, harus rollover ke kontrak bulan berikutnya sebelum jatuh tempo. Kontrak bulan jauh biasanya lebih mahal, dan biaya rollover bisa menghabiskan beberapa dolar sampai puluhan dolar. Jika Anda biasanya pegang posisi 3 bulan, dalam setahun harus rollover 6 kali, biaya ini akan menggerogoti keuntungan secara perlahan.

Biaya lain termasuk bunga margin (jika ada platform yang menerapkan), dan pajak (di Taiwan dianggap sebagai pajak transaksi berjangka 0,00002%). Secara umum, biaya harian untuk trading jangka pendek rendah, tetapi jika posisi dipertahankan lama, biaya rollover akan terus menumpuk.

CFD, tanpa komisi, hanya mengenakan spread dan biaya semalam, sehingga transparansi lebih tinggi.

Bagaimana Pemula Harus Memilih? Modal adalah Kuncinya

Modal kurang dari 10 juta rupiah dan baru mulai investasi emas? Mulailah dengan CFD emas. Minimal mulai dari 1 dolar, leverage 1-200x bisa disesuaikan, tanpa komisi, aturan sederhana. Akun demo gratis memungkinkan Anda belajar grafik lilin, moving average, RSI, dan indikator lain, dengan biaya sangat rendah. Setelah paham dan modal cukup, baru pertimbangkan berjangka nyata.

Sudah berpengalaman berjangka, modal di atas 50 juta rupiah? Emas berjangka adalah pilihan yang lebih matang. Apalagi jika memilih bursa besar seperti COMEX, volume transaksi besar, likuiditas sangat baik. Tapi harus siap dengan proses yang kompleks, biaya rollover, dan masa jatuh tempo. Jam perdagangan utama adalah saat pasar AS (malam hari di Indonesia), dan membutuhkan penyesuaian jam tidur.

Ingin investasi jangka panjang untuk hedging? Kurang cocok. Berjangka harus rollover terus-menerus, biaya akan menumpuk, CFD ada biaya semalam. Lebih baik investasi ETF emas tanpa jatuh tempo, biayanya lebih rendah dan praktis. Berjangka dan CFD lebih cocok untuk tren menengah 3-6 bulan.

Berapa Modal Awal yang Cukup untuk Pemula Masuk Emas Berjangka?

Tidak disarankan pemula langsung masuk ke berjangka emas. Karena leverage tinggi dan volatilitas besar, risiko margin call dan kerugian besar sangat nyata. Satu kontrak standar COMEX (100 ons) bernilai sekitar 430 juta rupiah, margin sekitar 20-40 juta rupiah (setara puluhan juta rupiah), jadi modalnya tidak kecil.

Kalau tetap ingin coba, minimal siapkan 50 juta rupiah, dan sisihkan 50% sebagai buffer risiko. Lebih bijak lagi, mulai dari platform CFD, dengan modal 3-10 juta rupiah sudah cukup untuk belajar, dan setelah paham baru upgrade ke berjangka nyata.

Prediksi Harga Emas 2026, Perlukah Masuk Sekarang?

Lembaga keuangan umumnya optimis tentang performa emas 2026, memprediksi harga rata-rata 4500-5000 dolar AS. Faktor pendukungnya termasuk siklus penurunan suku bunga, pembelian terus-menerus oleh bank sentral, permintaan ETF emas yang tinggi, dan ketidakpastian ekonomi.

Namun, harga emas yang tinggi juga meningkatkan risiko volatilitas. Pada 2025, kenaikan lebih dari 60%, mencatat rekor tertinggi selama 40 tahun, pasar sudah mengantisipasi banyak ekspektasi optimis, dan risiko koreksi turun tidak bisa diabaikan. Secara historis, harga emas sering mengalami koreksi 20%-30%, dan mengejar kenaikan jangka pendek sangat berisiko.

Jadi, boleh masuk, tetapi disarankan: gunakan modal kecil, tetapkan stop loss, lakukan pembagian posisi, jangan serakah. Latihan CFD jauh lebih aman daripada langsung berjangka.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)