## Apa saja saham terbaik yang membayar dividen di pasar Brasil?
Ketika berbicara tentang menghasilkan pendapatan pasif melalui pasar saham, sedikit investor yang mampu menahan daya tarik perusahaan yang secara teratur mendistribusikan laba mereka kepada pemegang saham. Di Brasil, terdapat sebuah dunia yang cukup menarik dari korporasi yang secara historis memberi imbalan kepada pemiliknya melalui dividen. Keuntungan yang diperoleh dari cara ini bisa sangat menarik, terutama jika dibandingkan dengan aplikasi keuangan lain yang tersedia.
Praktik mendistribusikan sebagian laba kepada pemegang saham bukanlah hal baru, tetapi menjadi semakin relevan ketika mempertimbangkan situasi makroekonomi saat ini. Perusahaan matang, terutama yang berada di sektor yang sudah mapan seperti infrastruktur, keuangan, dan komoditas, memiliki tradisi yang kuat dalam jenis remunerasi ini. Tetapi sebelum mulai berinvestasi, sangat penting untuk memahami bagaimana mekanisme ini bekerja dan metrik apa yang benar-benar penting.
## Memahami konsep dividen dan dampaknya terhadap portofolio
Dividen secara sederhana mewakili bagian dari laba yang diputuskan oleh perusahaan untuk didistribusikan kepada pemiliknya. Tidak semua perusahaan menerapkan praktik ini — beberapa lebih memilih untuk menginvestasikan kembali semua keuntungan dalam ekspansi dan inovasi. Namun, perusahaan yang lebih mapan dan dengan arus kas yang kuat sering kali memilih untuk memberi penghargaan kepada pemegang saham mereka, sehingga menciptakan sumber pengembalian tambahan.
Keputusan tentang berapa banyak yang akan didistribusikan tergantung pada berbagai faktor: kesehatan keuangan, kondisi sektor, strategi pertumbuhan, dan kebijakan internal organisasi. Perusahaan dalam fase ekspansi biasanya menahan lebih banyak sumber daya, sementara yang sudah matang cenderung lebih dermawan dalam distribusinya.
Satu aspek penting adalah bahwa dividen di Brasil masih menikmati perlakuan fiskal yang menguntungkan — mereka bebas dari pajak penghasilan untuk orang pribadi. Keuntungan pajak ini membuat bentuk remunerasi ini sangat menarik dibandingkan dengan keuntungan modal atau jenis penghasilan lainnya.
## Indikator utama untuk menilai perusahaan distribusi
Sebelum menaruh uang di saham apa pun, sangat penting untuk menguasai beberapa metrik kunci. Yang pertama adalah **dividend yield**, yang mengukur pengembalian yang dihasilkan dari dividen relatif terhadap harga saham saat ini. Perhitungannya sederhana: bagi total dividen yang dibayarkan dalam 12 bulan terakhir dengan harga saham saat ini, lalu kalikan hasilnya dengan 100.
Misalnya sebuah perusahaan yang membayar R$ 2,00 per saham selama satu tahun, dengan harga saham saat ini di R$ 50,00. Dividend yield-nya adalah 4%. Metrik ini memungkinkan perbandingan cepat potensi pengembalian antar berbagai saham.
Sangat relevan juga adalah **payout ratio**, yang menunjukkan persentase laba yang benar-benar didistribusikan. Jika sebuah perusahaan memiliki laba bersih R$ 1 juta dan mendistribusikan R$ 500 ribu sebagai dividen, payout ratio-nya adalah 50%. Payout ratio yang seimbang menunjukkan bahwa perusahaan mempertahankan sumber daya yang cukup untuk tumbuh sambil memberi imbalan yang baik kepada pemegang saham.
Juga jangan abaikan riwayat pembayaran. Perusahaan yang secara rutin membayar selama bertahun-tahun menunjukkan komitmen terhadap pemegang sahamnya. Fluktuasi mendadak atau penghentian pembayaran bisa menjadi tanda masalah di masa depan.
## 10 saham teratas dalam hal distribusi
Pasar Brasil menawarkan berbagai alternatif menarik bagi mereka yang mencari jenis pengembalian ini. Di puncak daftar terdapat nama seperti **Banco do Brasil** (9,35% dividend yield), institusi keuangan yang dikenal dengan kebijakan terstruktur dalam remunerasi kepada pemegang saham. Konsistensi pembayaran menarik investor yang fokus pada pendapatan stabil.
**Vale** (8,22%) menjadi kandidat kuat lainnya, mendapatkan manfaat dari siklus kenaikan harga komoditas. Pada periode harga bahan baku yang tinggi, perusahaan pertambangan ini mampu menghasilkan laba yang signifikan yang tercermin dalam distribusi yang lebih dermawan.
Diversifikasi sumber energi adalah keunggulan dari **Engie Brasil** (7,52%), dengan portofolionya yang mencakup pembangkit listrik tenaga air, taman angin, dan pembangkit termal. Kombinasi ini mengurangi volatilitas dan memungkinkan pemeliharaan pembayaran yang lebih konsisten.
**BB Seguridade** juga menonjol dengan 9,35% pengembalian, tetap menjadi referensi di sektor asuransi karena kontinuitas pembayaran mereka. **Taesa** bahkan menawarkan 10,90%, hasil dari strategi ekspansi berkelanjutan dalam proyek transmisi energi.
**Santander Brasil** (7,68%) melengkapi portofolio dengan kemampuan terbukti dalam menghasilkan laba yang konsisten, sementara **Petrobras** menunjukkan situasi yang unik. Dividend yield sebesar 42,83% mencerminkan sifat siklik pasar bahan bakar, penting untuk diingat bahwa penghasilan historis tidak menjamin distribusi di masa depan yang sama.
**Brasil Agro** (12,42%) mengadopsi model berbasis akuisisi dan pengembangan lahan, memungkinkan diversifikasi operasional. **Sanepar** (8,91%) dan **Unipar** (14,68%) menutup pilihan, dengan yang pertama fokus pada efisiensi operasional dan yang kedua beroperasi di segmen penting seperti klor dan soda.
## Kriteria penting untuk pemilihan cerdas
Pemilihan saham yang membayar dividen tidak boleh sembarangan. Berbagai faktor perlu diperhatikan dengan cermat. Riwayat adalah hal utama — semakin panjang dan konsisten catatan pembayaran, semakin besar kepercayaan terhadap kebijakan distribusi. Perusahaan yang memiliki riwayat yang terputus harus diselidiki untuk mengetahui penyebabnya.
Analisis neraca keuangan, arus kas, dan tingkat utang memberikan gambaran yang jelas tentang kekuatan keuangan. Perusahaan yang terlalu berutang bisa menghadapi kesulitan mempertahankan distribusi saat krisis.
Sektor kegiatan juga penting. Industri matang seperti utilitas publik, telekomunikasi, dan konsumsi esensial secara historis menunjukkan kecenderungan yang lebih besar terhadap jenis remunerasi ini. Sektor yang lebih volatil atau startup sering kali menginvestasikan kembali seluruh laba mereka.
Jangan abaikan potensi pertumbuhan di masa depan. Perusahaan yang tumbuh secara berkelanjutan mampu meningkatkan laba dan distribusi kepada pemegang saham dari waktu ke waktu, melindungi investor dari inflasi.
## Menghitung secara tepat apa yang sudah Anda terima
Bagi investor yang ingin tahu secara pasti berapa dividen yang sudah mereka terima, ada jalur yang bisa diambil. Yang paling langsung adalah laporan penghasilan tahunan yang disediakan secara hukum. Setiap perusahaan bertanggung jawab untuk menyerahkan dokumen ini, yang merangkum semua nilai yang didistribusikan dalam periode tertentu, menghilangkan kebutuhan untuk menjumlahkan bulan ke bulan.
Laporan ini bisa diperoleh melalui platform digital perusahaan atau diminta ke departemen Hubungan Investor, terutama jika mencari data periode yang lebih lama. Keuntungannya adalah akurasi dan kemudahan — satu dokumen merangkum semuanya.
Alternatifnya, slip dari broker juga bisa digunakan sebagai sumber. Setiap kali dividen masuk ke rekening, otomatis tercatat. Jika broker menyediakan filter lanjutan, bisa disegmentasi berdasarkan perusahaan dan periode yang diinginkan. Tanpa fitur ini, tugasnya menjadi lebih rumit.
Perhatikan tanggal-tanggal penting: ex-dividend menandai saat saham mulai diperdagangkan tanpa hak atas pembayaran yang diumumkan; tanggal pembayaran adalah saat uang benar-benar masuk ke rekening; nilai per saham menentukan berapa banyak yang diterima investor per saham yang dimiliki.
## Strategi praktis untuk meningkatkan pengembalian
Meningkatkan keuntungan dari dividen membutuhkan lebih dari sekadar memilih saham secara acak. Diversifikasi adalah keharusan — berinvestasi di berbagai sektor dan perusahaan mengurangi risiko terkonsentrasi. Portofolio yang seimbang lebih tahan terhadap guncangan sektoral.
Reinvestasi dividen yang diterima memperkuat hasil melalui efek bunga majemuk. Dengan menginvestasikan kembali keuntungan dalam pembelian saham baru, tercipta siklus yang menguntungkan di mana jumlah saham yang lebih besar menghasilkan dividen yang lebih tinggi di masa depan.
Pemantauan secara rutin bukanlah pilihan. Perusahaan mengalami perubahan dalam fundamentalnya, dan yang dulu membayar dengan baik mungkin tidak lagi dapat diandalkan. Review berkala menyesuaikan portofolio untuk peluang baru.
Memprioritaskan perusahaan dengan riwayat pertumbuhan dividen memberi perlindungan terhadap inflasi. Jika sebuah perusahaan secara rutin meningkatkan distribusinya, penghasilan riil tetap relevan meskipun tekanan inflasi meningkat.
Exchange-Traded Funds (ETFs) yang fokus pada dividen memberikan eksposur luas ke banyak perusahaan tanpa perlu memilih secara individual, menggabungkan diversifikasi dengan pengelolaan profesional.
## Risiko yang melekat dan perlu diperhatikan
Berinvestasi di saham yang mendistribusikan laba tidak bebas risiko. Volatilitas pasar mempengaruhi harga tanpa memandang apakah mereka membayar dividen. Performa makroekonomi, peristiwa politik, dan dinamika sektoral menyebabkan fluktuasi yang signifikan.
Perusahaan menghadapi tantangan operasional tak terduga yang bisa mengurangi atau menghentikan dividen. Bahkan catatan yang mengesankan pun tidak menjamin perlindungan dari kesulitan di masa depan.
Lingkungan dengan tingkat suku bunga yang meningkat menciptakan kompetisi dengan investasi yang lebih aman, seperti obligasi pemerintah, yang berpotensi menurunkan apresiasi saham.
Risiko sektoral muncul ketika seluruh industri terkena dampak, sehingga diversifikasi menjadi penting. Inflasi mengikis daya beli dividen yang diterima, sehingga penting untuk memantau pertumbuhan riil pembayaran.
Situasi fiskal yang masih menguntungkan di Brasil dengan pembebasan pajak atas dividen bisa berubah sesuai reformasi perpajakan. Investor yang berhati-hati memantau lingkungan regulasi.
Likuiditas yang rendah pada beberapa saham menyulitkan pembelian atau penjualan saat diinginkan. Konsentrasi posisi yang terlalu besar meningkatkan risiko penurunan individual.
## Membangun jejak pendapatan pasif yang berkelanjutan
Saham terbaik yang membayar dividen di Brasil merupakan peluang nyata untuk membangun aliran kas yang tahan lama. Keberhasilan, bagaimanapun, memerlukan pendekatan metodologis yang menggabungkan riset ketat dengan pengelolaan risiko yang hati-hati.
Mulailah dengan mengidentifikasi perusahaan yang kokoh dengan kebijakan stabil. Menganalisis metrik seperti dividend yield dan payout memberikan dasar kuantitatif untuk pengambilan keputusan. Diversifikasi mengurangi kerentanan terhadap guncangan individual.
Pemantauan kinerja secara berkelanjutan memastikan posisi tetap sesuai dengan kriteria awal. Reinvestasi memperkuat efek majemuk selama bertahun-tahun. Preferensi terhadap perusahaan yang meningkatkan dividen melindungi dari erosi inflasi.
Dengan strategi yang terdefinisi dengan baik dan perhatian terhadap risiko, sangat memungkinkan untuk membangun portofolio perusahaan distribusi yang menghasilkan pendapatan yang dapat diprediksi dan meningkat, sehingga menciptakan kekayaan yang lebih kokoh untuk masa depan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
## Apa saja saham terbaik yang membayar dividen di pasar Brasil?
Ketika berbicara tentang menghasilkan pendapatan pasif melalui pasar saham, sedikit investor yang mampu menahan daya tarik perusahaan yang secara teratur mendistribusikan laba mereka kepada pemegang saham. Di Brasil, terdapat sebuah dunia yang cukup menarik dari korporasi yang secara historis memberi imbalan kepada pemiliknya melalui dividen. Keuntungan yang diperoleh dari cara ini bisa sangat menarik, terutama jika dibandingkan dengan aplikasi keuangan lain yang tersedia.
Praktik mendistribusikan sebagian laba kepada pemegang saham bukanlah hal baru, tetapi menjadi semakin relevan ketika mempertimbangkan situasi makroekonomi saat ini. Perusahaan matang, terutama yang berada di sektor yang sudah mapan seperti infrastruktur, keuangan, dan komoditas, memiliki tradisi yang kuat dalam jenis remunerasi ini. Tetapi sebelum mulai berinvestasi, sangat penting untuk memahami bagaimana mekanisme ini bekerja dan metrik apa yang benar-benar penting.
## Memahami konsep dividen dan dampaknya terhadap portofolio
Dividen secara sederhana mewakili bagian dari laba yang diputuskan oleh perusahaan untuk didistribusikan kepada pemiliknya. Tidak semua perusahaan menerapkan praktik ini — beberapa lebih memilih untuk menginvestasikan kembali semua keuntungan dalam ekspansi dan inovasi. Namun, perusahaan yang lebih mapan dan dengan arus kas yang kuat sering kali memilih untuk memberi penghargaan kepada pemegang saham mereka, sehingga menciptakan sumber pengembalian tambahan.
Keputusan tentang berapa banyak yang akan didistribusikan tergantung pada berbagai faktor: kesehatan keuangan, kondisi sektor, strategi pertumbuhan, dan kebijakan internal organisasi. Perusahaan dalam fase ekspansi biasanya menahan lebih banyak sumber daya, sementara yang sudah matang cenderung lebih dermawan dalam distribusinya.
Satu aspek penting adalah bahwa dividen di Brasil masih menikmati perlakuan fiskal yang menguntungkan — mereka bebas dari pajak penghasilan untuk orang pribadi. Keuntungan pajak ini membuat bentuk remunerasi ini sangat menarik dibandingkan dengan keuntungan modal atau jenis penghasilan lainnya.
## Indikator utama untuk menilai perusahaan distribusi
Sebelum menaruh uang di saham apa pun, sangat penting untuk menguasai beberapa metrik kunci. Yang pertama adalah **dividend yield**, yang mengukur pengembalian yang dihasilkan dari dividen relatif terhadap harga saham saat ini. Perhitungannya sederhana: bagi total dividen yang dibayarkan dalam 12 bulan terakhir dengan harga saham saat ini, lalu kalikan hasilnya dengan 100.
Misalnya sebuah perusahaan yang membayar R$ 2,00 per saham selama satu tahun, dengan harga saham saat ini di R$ 50,00. Dividend yield-nya adalah 4%. Metrik ini memungkinkan perbandingan cepat potensi pengembalian antar berbagai saham.
Sangat relevan juga adalah **payout ratio**, yang menunjukkan persentase laba yang benar-benar didistribusikan. Jika sebuah perusahaan memiliki laba bersih R$ 1 juta dan mendistribusikan R$ 500 ribu sebagai dividen, payout ratio-nya adalah 50%. Payout ratio yang seimbang menunjukkan bahwa perusahaan mempertahankan sumber daya yang cukup untuk tumbuh sambil memberi imbalan yang baik kepada pemegang saham.
Juga jangan abaikan riwayat pembayaran. Perusahaan yang secara rutin membayar selama bertahun-tahun menunjukkan komitmen terhadap pemegang sahamnya. Fluktuasi mendadak atau penghentian pembayaran bisa menjadi tanda masalah di masa depan.
## 10 saham teratas dalam hal distribusi
Pasar Brasil menawarkan berbagai alternatif menarik bagi mereka yang mencari jenis pengembalian ini. Di puncak daftar terdapat nama seperti **Banco do Brasil** (9,35% dividend yield), institusi keuangan yang dikenal dengan kebijakan terstruktur dalam remunerasi kepada pemegang saham. Konsistensi pembayaran menarik investor yang fokus pada pendapatan stabil.
**Vale** (8,22%) menjadi kandidat kuat lainnya, mendapatkan manfaat dari siklus kenaikan harga komoditas. Pada periode harga bahan baku yang tinggi, perusahaan pertambangan ini mampu menghasilkan laba yang signifikan yang tercermin dalam distribusi yang lebih dermawan.
Diversifikasi sumber energi adalah keunggulan dari **Engie Brasil** (7,52%), dengan portofolionya yang mencakup pembangkit listrik tenaga air, taman angin, dan pembangkit termal. Kombinasi ini mengurangi volatilitas dan memungkinkan pemeliharaan pembayaran yang lebih konsisten.
**BB Seguridade** juga menonjol dengan 9,35% pengembalian, tetap menjadi referensi di sektor asuransi karena kontinuitas pembayaran mereka. **Taesa** bahkan menawarkan 10,90%, hasil dari strategi ekspansi berkelanjutan dalam proyek transmisi energi.
**Santander Brasil** (7,68%) melengkapi portofolio dengan kemampuan terbukti dalam menghasilkan laba yang konsisten, sementara **Petrobras** menunjukkan situasi yang unik. Dividend yield sebesar 42,83% mencerminkan sifat siklik pasar bahan bakar, penting untuk diingat bahwa penghasilan historis tidak menjamin distribusi di masa depan yang sama.
**Brasil Agro** (12,42%) mengadopsi model berbasis akuisisi dan pengembangan lahan, memungkinkan diversifikasi operasional. **Sanepar** (8,91%) dan **Unipar** (14,68%) menutup pilihan, dengan yang pertama fokus pada efisiensi operasional dan yang kedua beroperasi di segmen penting seperti klor dan soda.
## Kriteria penting untuk pemilihan cerdas
Pemilihan saham yang membayar dividen tidak boleh sembarangan. Berbagai faktor perlu diperhatikan dengan cermat. Riwayat adalah hal utama — semakin panjang dan konsisten catatan pembayaran, semakin besar kepercayaan terhadap kebijakan distribusi. Perusahaan yang memiliki riwayat yang terputus harus diselidiki untuk mengetahui penyebabnya.
Analisis neraca keuangan, arus kas, dan tingkat utang memberikan gambaran yang jelas tentang kekuatan keuangan. Perusahaan yang terlalu berutang bisa menghadapi kesulitan mempertahankan distribusi saat krisis.
Sektor kegiatan juga penting. Industri matang seperti utilitas publik, telekomunikasi, dan konsumsi esensial secara historis menunjukkan kecenderungan yang lebih besar terhadap jenis remunerasi ini. Sektor yang lebih volatil atau startup sering kali menginvestasikan kembali seluruh laba mereka.
Jangan abaikan potensi pertumbuhan di masa depan. Perusahaan yang tumbuh secara berkelanjutan mampu meningkatkan laba dan distribusi kepada pemegang saham dari waktu ke waktu, melindungi investor dari inflasi.
## Menghitung secara tepat apa yang sudah Anda terima
Bagi investor yang ingin tahu secara pasti berapa dividen yang sudah mereka terima, ada jalur yang bisa diambil. Yang paling langsung adalah laporan penghasilan tahunan yang disediakan secara hukum. Setiap perusahaan bertanggung jawab untuk menyerahkan dokumen ini, yang merangkum semua nilai yang didistribusikan dalam periode tertentu, menghilangkan kebutuhan untuk menjumlahkan bulan ke bulan.
Laporan ini bisa diperoleh melalui platform digital perusahaan atau diminta ke departemen Hubungan Investor, terutama jika mencari data periode yang lebih lama. Keuntungannya adalah akurasi dan kemudahan — satu dokumen merangkum semuanya.
Alternatifnya, slip dari broker juga bisa digunakan sebagai sumber. Setiap kali dividen masuk ke rekening, otomatis tercatat. Jika broker menyediakan filter lanjutan, bisa disegmentasi berdasarkan perusahaan dan periode yang diinginkan. Tanpa fitur ini, tugasnya menjadi lebih rumit.
Perhatikan tanggal-tanggal penting: ex-dividend menandai saat saham mulai diperdagangkan tanpa hak atas pembayaran yang diumumkan; tanggal pembayaran adalah saat uang benar-benar masuk ke rekening; nilai per saham menentukan berapa banyak yang diterima investor per saham yang dimiliki.
## Strategi praktis untuk meningkatkan pengembalian
Meningkatkan keuntungan dari dividen membutuhkan lebih dari sekadar memilih saham secara acak. Diversifikasi adalah keharusan — berinvestasi di berbagai sektor dan perusahaan mengurangi risiko terkonsentrasi. Portofolio yang seimbang lebih tahan terhadap guncangan sektoral.
Reinvestasi dividen yang diterima memperkuat hasil melalui efek bunga majemuk. Dengan menginvestasikan kembali keuntungan dalam pembelian saham baru, tercipta siklus yang menguntungkan di mana jumlah saham yang lebih besar menghasilkan dividen yang lebih tinggi di masa depan.
Pemantauan secara rutin bukanlah pilihan. Perusahaan mengalami perubahan dalam fundamentalnya, dan yang dulu membayar dengan baik mungkin tidak lagi dapat diandalkan. Review berkala menyesuaikan portofolio untuk peluang baru.
Memprioritaskan perusahaan dengan riwayat pertumbuhan dividen memberi perlindungan terhadap inflasi. Jika sebuah perusahaan secara rutin meningkatkan distribusinya, penghasilan riil tetap relevan meskipun tekanan inflasi meningkat.
Exchange-Traded Funds (ETFs) yang fokus pada dividen memberikan eksposur luas ke banyak perusahaan tanpa perlu memilih secara individual, menggabungkan diversifikasi dengan pengelolaan profesional.
## Risiko yang melekat dan perlu diperhatikan
Berinvestasi di saham yang mendistribusikan laba tidak bebas risiko. Volatilitas pasar mempengaruhi harga tanpa memandang apakah mereka membayar dividen. Performa makroekonomi, peristiwa politik, dan dinamika sektoral menyebabkan fluktuasi yang signifikan.
Perusahaan menghadapi tantangan operasional tak terduga yang bisa mengurangi atau menghentikan dividen. Bahkan catatan yang mengesankan pun tidak menjamin perlindungan dari kesulitan di masa depan.
Lingkungan dengan tingkat suku bunga yang meningkat menciptakan kompetisi dengan investasi yang lebih aman, seperti obligasi pemerintah, yang berpotensi menurunkan apresiasi saham.
Risiko sektoral muncul ketika seluruh industri terkena dampak, sehingga diversifikasi menjadi penting. Inflasi mengikis daya beli dividen yang diterima, sehingga penting untuk memantau pertumbuhan riil pembayaran.
Situasi fiskal yang masih menguntungkan di Brasil dengan pembebasan pajak atas dividen bisa berubah sesuai reformasi perpajakan. Investor yang berhati-hati memantau lingkungan regulasi.
Likuiditas yang rendah pada beberapa saham menyulitkan pembelian atau penjualan saat diinginkan. Konsentrasi posisi yang terlalu besar meningkatkan risiko penurunan individual.
## Membangun jejak pendapatan pasif yang berkelanjutan
Saham terbaik yang membayar dividen di Brasil merupakan peluang nyata untuk membangun aliran kas yang tahan lama. Keberhasilan, bagaimanapun, memerlukan pendekatan metodologis yang menggabungkan riset ketat dengan pengelolaan risiko yang hati-hati.
Mulailah dengan mengidentifikasi perusahaan yang kokoh dengan kebijakan stabil. Menganalisis metrik seperti dividend yield dan payout memberikan dasar kuantitatif untuk pengambilan keputusan. Diversifikasi mengurangi kerentanan terhadap guncangan individual.
Pemantauan kinerja secara berkelanjutan memastikan posisi tetap sesuai dengan kriteria awal. Reinvestasi memperkuat efek majemuk selama bertahun-tahun. Preferensi terhadap perusahaan yang meningkatkan dividen melindungi dari erosi inflasi.
Dengan strategi yang terdefinisi dengan baik dan perhatian terhadap risiko, sangat memungkinkan untuk membangun portofolio perusahaan distribusi yang menghasilkan pendapatan yang dapat diprediksi dan meningkat, sehingga menciptakan kekayaan yang lebih kokoh untuk masa depan.