Investasi mata uang asing dari nol: Bagaimana orang Taiwan membeli mata uang asing dan menghasilkan uang? Rekomendasi bank pembelian mata uang asing dan strategi investasi lengkap
Apakah Anda ingin meningkatkan aset melalui pembelian mata uang asing? Investasi mata uang asing semakin populer di Taiwan, tetapi untuk benar-benar mendapatkan keuntungan, Anda harus memahami fluktuasi nilai tukar, keuntungan dari selisih suku bunga, serta karakteristik berbagai metode investasi. Artikel ini akan membimbing Anda dari nol untuk memahami pasar mata uang asing, mengajarkan cara memilih metode investasi dan jenis mata uang yang sesuai.
Mengapa orang Taiwan sangat antusias berinvestasi dalam mata uang asing?
Mata uang resmi di Taiwan adalah New Taiwan Dollar (NTD), selama ini tingkat bunga deposito bank dalam NTD berada di level rendah, rata-rata sekitar 1.7% per tahun. Sebaliknya, suku bunga mata uang utama seperti USD, AUD, GBP jauh lebih tinggi, membentuk selisih suku bunga antara mata uang lokal dan asing, yang menjadi alasan utama mengapa investor Taiwan terus melakukan konversi ke mata uang asing.
Selain mengejar pendapatan bunga yang lebih tinggi, dari sudut pandang alokasi aset secara umum, jika semua aset dihitung dalam NTD, depresiasi besar NTD akan menyebabkan kekayaan menyusut. Oleh karena itu, mengalokasikan proporsi tertentu ke aset mata uang asing dapat secara efektif mendiversifikasi risiko nilai tukar.
Selain itu, peserta pasar mata uang berasal dari seluruh dunia, likuiditas transaksi jauh lebih tinggi dibandingkan saham tunggal, pasar relatif adil dan transparan. Apalagi, pasar valuta asing bertransaksi 24 jam, memungkinkan investor masuk atau berhenti kerugian kapan saja sesuai kondisi pasar. Keunggulan-keunggulan ini menjadikan investasi mata uang asing sebagai keterampilan keuangan yang wajib dimiliki oleh orang modern.
Konsep inti investasi mata uang asing: Selisih nilai tukar dan suku bunga
Sebelum mulai membeli mata uang asing, Anda harus memahami dua konsep kunci.
Selisih suku bunga adalah perbedaan antara suku bunga acuan di berbagai negara. Misalnya, suku bunga deposito di Taiwan 2%, di AS 5%, selisih 3% ini adalah potensi keuntungan. Tetapi, keuntungan 3% ini tidak tanpa risiko.
Selisih nilai tukar adalah selisih harga yang dihasilkan dari transaksi mata uang asing, yang dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar antar mata uang dan waktu pembelian serta penjualan. Inilah sumber utama risiko dalam investasi mata uang asing.
Banyak investor melakukan kesalahan “menghasilkan selisih suku bunga, tetapi kehilangan dari selisih nilai tukar”: misalnya, menukar 33 NTD untuk 1 USD dan menyimpan deposito USD, memperoleh bunga USD 5%, tetapi jika nilai tukar berubah sehingga saat kembali ke NTD hanya mendapatkan 30 NTD, secara keseluruhan tetap mengalami kerugian. Inilah sebabnya memahami faktor fluktuasi nilai tukar menjadi sangat penting.
Tiga metode investasi mata uang asing: perbandingan
Pembelian mata uang asing dapat dilakukan melalui bank, pialang, atau perusahaan dana, dengan tiga kategori utama:
Metode Investasi
Deposito Mata Uang Asing
Dana Mata Uang Asing
Margin Forex
Tempat Pembelian
Bank
Bank/Pialang/Perusahaan Dana
Platform transaksi forex
Leverage
Tidak
Rendah
Tinggi (50-200 kali)
Potensi Keuntungan
Rendah
Sedang
Tinggi
Cocok untuk
Pemula
Pemula dan tingkat menengah
Investor berpengalaman
Tujuan utama
Mendapatkan selisih bunga
Mendapatkan selisih nilai tukar atau dividen
Mendapatkan selisih nilai tukar
Deposito mata uang asing—Pilihan paling konservatif
Deposito mata uang asing adalah metode paling sederhana dan umum dengan risiko rendah. Asalkan Anda berusia minimal 20 tahun dan membawa identitas diri ke bank, Anda dapat membuka rekening mata uang asing dan menyetorkan mata uang asing tersebut untuk mendapatkan bunga deposito sesuai perjanjian.
Keunggulan metode ini adalah risiko paling rendah, tetapi kekurangannya adalah likuiditas yang rendah. Jika nilai tukar sudah mencapai titik yang diinginkan tetapi masa deposito belum berakhir, pencairan awal akan dikenai potongan bunga, yang kurang nyaman bagi investor yang ingin fleksibel mengelola dana.
Dana mata uang asing—Keseimbangan antara fleksibilitas dan keuntungan
Dana mata uang asing tidak memerlukan kontrak jangka panjang, bisa dibeli dan dijual kapan saja, dan bunga biasanya berada di antara bunga tabungan dan deposito. Investor dapat langsung menggunakan NTD untuk berinvestasi, dan perusahaan dana akan melakukan konversi mata uang secara otomatis.
Dana ini umumnya meliputi dana pasar uang dan ETF mata uang. Pendapatan utama berasal dari bunga dan selisih nilai tukar, dengan biaya pengelolaan sekitar 0.5%-0.6%. Bagi investor yang ingin mendapatkan bunga yang baik sekaligus tetap fleksibel, ini adalah pilihan yang bagus.
Margin forex—Risiko tinggi, keuntungan tinggi
Transaksi margin forex mirip dengan saham, keduanya memerlukan analisis tren harga dan memilih waktu yang tepat untuk transaksi. Keunggulan margin forex adalah: transaksi 24 jam tanpa henti, mekanisme T+0, ambang masuk rendah, dan dapat memperdagangkan berbagai pasangan mata uang global.
Biasanya menggunakan leverage 50-200 kali, artinya dengan margin kecil bisa mengontrol posisi besar. Tetapi, leverage adalah pedang bermata dua: keuntungan cepat, kerugian juga cepat. Investor harus memilih leverage secara bijaksana dan menghindari leverage terlalu tinggi yang dapat menyebabkan margin call. Disarankan menjaga leverage pada pasangan mata uang utama di bawah 30 kali.
Empat jenis mata uang utama di pasar mata uang asing
Bank di Taiwan umumnya menyediakan 12 jenis mata uang untuk investasi, termasuk USD, AUD, CAD, HKD, GBP, CHF, JPY, EUR, dan lain-lain. Mata uang ini dapat dibagi menjadi empat kategori berdasarkan karakteristiknya:
Mata uang kebijakan: USD dan EUR
Mata uang ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral. Ketika bank sentral menerapkan kebijakan longgar, nilai tukar biasanya melemah; sebaliknya, jika kebijakan ketat, nilai tukar biasanya menguat. Investor harus memantau kebijakan dan keputusan suku bunga dari Federal Reserve, ECB, dan lembaga terkait lainnya.
Mata uang safe haven: JPY dan CHF
Kedua negara ini memiliki ekonomi maju dan stabil secara politik, bank sentral hampir tidak mengubah suku bunga. Saat situasi global tidak stabil dan ekonomi memburuk, dana internasional akan mengalir ke mata uang ini sebagai safe haven. Investor berpengalaman bahkan mungkin meminjam mata uang ini dengan suku bunga rendah untuk melakukan arbitrase.
Mata uang komoditas: AUD dan CAD
Negara-negara ini bergantung pada ekspor komoditas besar untuk ekonomi mereka. Saat harga komoditas naik, negara lain harus menukar lebih banyak mata uang lokal untuk membeli jumlah barang yang sama, sehingga nilai tukar mata uang negara tersebut menguat; sebaliknya, saat harga komoditas turun, nilai tukar akan melemah.
Contohnya, Australia adalah eksportir terbesar bijih besi di dunia, dan harga bijih besi sangat berkorelasi dengan nilai tukar AUD. Dari 2021 hingga 2024, harga bijih besi menurun, dan nilai tukar AUD juga cenderung melemah. Tren mata uang komoditas relatif mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula.
Mata uang pasar berkembang: RMB, Rand Afrika Selatan, dan lain-lain
Negara-negara ini sedang berkembang pesat, dengan suku bunga tinggi yang menarik investor mencari selisih suku bunga tinggi. Tetapi, karena ketidakstabilan politik dan risiko fluktuasi nilai tukar yang besar, serta likuiditas yang kecil dan spread yang lebar, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Rand Afrika Selatan meskipun menawarkan suku bunga menarik, risikonya juga tinggi, sehingga perlu penilaian risiko yang lebih cermat.
Analisis tren utama mata uang utama tahun 2025
EUR/USD
EUR/USD adalah pasangan mata uang dengan volume transaksi terbesar di dunia, melibatkan dua ekonomi terbesar. Setelah Federal Reserve mulai menurunkan suku bunga di akhir 2024, ECB mempertahankan suku bunga dan optimistis terhadap prospek ekonomi di awal tahun. Didukung oleh penurunan suku bunga Fed dan data ekonomi positif di zona euro, EUR/USD mencapai level tertinggi empat tahun.
Beberapa analisis menyebutkan bahwa perubahan politik menimbulkan kekhawatiran terhadap independensi bank sentral, menambah ketidakpastian kebijakan dolar AS. Sebaliknya, ECB memiliki independensi kebijakan moneter yang lebih tinggi dan sikap yang lebih stabil, sehingga pasar memilih opsi yang relatif netral.
USD/JPY
JPY sering digunakan untuk carry trade, di mana investor meminjam dana dari negara dengan suku bunga rendah dan menginvestasikan di negara dengan suku bunga tinggi. Bank sentral Jepang menunggu dampak kebijakan tarif AS dan menahan kenaikan suku bunga, tetapi banyak ekonom memperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.
Perbedaan kebijakan antara BOJ dan Fed memperkuat ekspektasi bahwa selisih suku bunga Jepang dan AS akan menyempit secara bertahap, tetapi dalam jangka pendek, ketidakpastian politik Jepang dapat menyebabkan yen berfluktuasi.
GBP/USD
Poundsterling menguat terhadap dolar tahun ini, tetapi penyebab utamanya adalah melemahnya dolar, bukan perbaikan fundamental GBP. Dengan arah kebijakan Fed yang semakin jelas, ekspektasi kenaikan GBP mungkin akan mengalami penyesuaian ulang. Mengingat pertumbuhan ekonomi Inggris yang lemah dan ekspektasi penurunan suku bunga, diperkirakan GBP akan tetap bergerak dalam kisaran dan sulit mengalami kenaikan tajam.
USD/CHF
Franc Swiss dikenal karena kestabilan, keamanan, dan posisi netralnya, selalu menjadi pilihan utama investasi safe haven. Sejak 2025, dengan Amerika Serikat menghadapi masalah perdagangan dan fiskal, sifat safe haven dolar AS terancam, dan nilai safe haven franc Swiss semakin menonjol, menarik banyak dana internasional masuk. Secara jangka menengah dan panjang, perlambatan ekonomi AS, penurunan suku bunga Fed, dan melemahnya indeks dolar akan mendukung franc Swiss.
Lima faktor utama yang mempengaruhi fluktuasi nilai tukar
Jika investor ingin mendapatkan keuntungan dari pembelian mata uang asing, mereka harus memahami apa yang menyebabkan fluktuasi nilai tukar.
Inflasi: Mata uang dengan inflasi lebih rendah dari negara lain akan menguat, karena inflasi rendah berarti harga barang dan jasa naik lebih lambat, sehingga daya beli mata uang lebih kuat.
Suku bunga: Kenaikan suku bunga akan menarik modal asing masuk, menyebabkan mata uang negara tersebut menguat. Suku bunga yang lebih tinggi memberi keuntungan lebih besar bagi pemberi pinjaman, sehingga menarik lebih banyak investasi.
Utang pemerintah: Negara dengan utang pemerintah yang tinggi sulit menarik modal asing dan berpotensi memicu inflasi. Jika pasar memperkirakan risiko utang pemerintah suatu negara, investor asing akan menjual obligasi negara tersebut, dan nilai tukar akan melemah.
Kondisi perdagangan: Ketika harga ekspor naik lebih cepat daripada impor, kondisi perdagangan membaik, pendapatan negara meningkat, dan permintaan terhadap mata uang negara tersebut meningkat, menyebabkan penguatan nilai tukar.
Stabilitas politik: Negara yang stabil secara politik lebih menarik bagi investasi asing. Negara yang stabil secara politik dan memiliki kebijakan keuangan serta perdagangan yang sehat tidak akan mengalami premi risiko ketidakpastian; sebaliknya, negara yang penuh gejolak politik cenderung mengalami depresiasi nilai tukar.
Bagaimana mendapatkan keuntungan melalui pembelian mata uang asing?
Menguasai mekanisme transaksi dua arah
Investasi tradisional hanya bisa “beli rendah jual tinggi”, tetapi pasar forex mendukung transaksi dua arah, bahkan bisa “jual tinggi beli rendah”.
Ketika Anda memperkirakan mata uang tertentu akan menguat, beli mata uang tersebut; jika memperkirakan mata uang akan melemah, bisa menjual terlebih dahulu, lalu membeli kembali saat harga turun, dan tetap mendapatkan keuntungan. Fleksibilitas ini adalah keunggulan utama pasar forex dibandingkan pasar saham.
Memilih instrumen yang tepat
Analisis perbedaan kebijakan, selisih suku bunga, perubahan produk ekspor utama negara terkait, dan faktor lain untuk menentukan arah transaksi. Ini adalah bagian terpenting dari pengambilan keputusan investasi. Misalnya, jika Anda memperkirakan AS akan menurunkan suku bunga tahun ini dan Jepang tidak, maka bisa mempertimbangkan posisi long yen terhadap dolar.
Membuat strategi transaksi lengkap
Kunci keberhasilan investasi adalah disiplin dalam menjalankan rencana. Berdasarkan toleransi risiko, pengalaman transaksi, dan kondisi pasar, buat strategi yang sesuai. Strategi harus mencakup titik masuk dan keluar, stop loss, dan target profit, serta mempertimbangkan risiko pasar dan biaya transaksi.
Menjaga mental tetap stabil
Hindari melakukan transaksi emosional akibat fluktuasi pasar jangka pendek. Terus belajar dan mengumpulkan pengalaman agar dapat bertahan dan meraih kemenangan jangka panjang di pasar forex.
Rekomendasi bank dan poin penting investasi mata uang asing
Hanya investasi pada mata uang yang dikenal: Pemula sebaiknya fokus pada pasangan mata uang utama dengan volume transaksi terbesar, seperti USD, JPY, dan lain-lain, bukan mengejar mata uang langka secara sembarangan.
Pantau fluktuasi nilai tukar secara ketat: Nilai tukar dipengaruhi oleh pasar, ekonomi, berita, dan faktor lain. Disarankan mengikuti media berita internasional seperti CNBC, Bloomberg, Yahoo Finance, dan lain-lain untuk mendapatkan informasi terbaru.
Diversifikasi untuk mengurangi risiko: Bisa memegang kombinasi deposito USD, dana AUD, dan instrumen mata uang lain secara bersamaan, membentuk perlindungan saling melengkapi. Setelah menentukan alokasi yang tepat, tidak perlu sering melakukan transaksi.
Pelajari penggunaan stop loss dan take profit: Dalam transaksi forex, terutama margin, sangat penting menempatkan stop loss di posisi yang tepat untuk mencegah kerugian berlebihan. Disarankan melakukan maksimal 2 transaksi per hari untuk menghindari overtrading.
Tentukan waktu masuk yang tepat: Jangan pernah mengejar harga tinggi atau menjual saat harga jatuh. Rancang rencana transaksi sebelumnya, dan lakukan saat kondisi pasar sesuai. Cara paling sederhana adalah menunggu tren terbentuk, biasanya membutuhkan waktu 5 menit atau lebih. Setelah tren terbentuk, pilih periode waktu sesuai toleransi risiko sebagai acuan.
Bank di Taiwan dan banyak pialang menyediakan layanan investasi mata uang asing. Investor harus memilih platform yang aman dan terpercaya, biaya transaksi transparan, alat transaksi lengkap, dan beragam instrumen. Sebelum memulai, latihan menggunakan akun demo untuk menguji strategi dan mengelola risiko tanpa risiko dana nyata.
Investasi mata uang asing tidak ada jalan pintas, tetapi dengan belajar sistematis, disiplin, dan manajemen risiko, investor biasa pun dapat memperoleh keuntungan yang stabil di pasar forex.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Investasi mata uang asing dari nol: Bagaimana orang Taiwan membeli mata uang asing dan menghasilkan uang? Rekomendasi bank pembelian mata uang asing dan strategi investasi lengkap
Apakah Anda ingin meningkatkan aset melalui pembelian mata uang asing? Investasi mata uang asing semakin populer di Taiwan, tetapi untuk benar-benar mendapatkan keuntungan, Anda harus memahami fluktuasi nilai tukar, keuntungan dari selisih suku bunga, serta karakteristik berbagai metode investasi. Artikel ini akan membimbing Anda dari nol untuk memahami pasar mata uang asing, mengajarkan cara memilih metode investasi dan jenis mata uang yang sesuai.
Mengapa orang Taiwan sangat antusias berinvestasi dalam mata uang asing?
Mata uang resmi di Taiwan adalah New Taiwan Dollar (NTD), selama ini tingkat bunga deposito bank dalam NTD berada di level rendah, rata-rata sekitar 1.7% per tahun. Sebaliknya, suku bunga mata uang utama seperti USD, AUD, GBP jauh lebih tinggi, membentuk selisih suku bunga antara mata uang lokal dan asing, yang menjadi alasan utama mengapa investor Taiwan terus melakukan konversi ke mata uang asing.
Selain mengejar pendapatan bunga yang lebih tinggi, dari sudut pandang alokasi aset secara umum, jika semua aset dihitung dalam NTD, depresiasi besar NTD akan menyebabkan kekayaan menyusut. Oleh karena itu, mengalokasikan proporsi tertentu ke aset mata uang asing dapat secara efektif mendiversifikasi risiko nilai tukar.
Selain itu, peserta pasar mata uang berasal dari seluruh dunia, likuiditas transaksi jauh lebih tinggi dibandingkan saham tunggal, pasar relatif adil dan transparan. Apalagi, pasar valuta asing bertransaksi 24 jam, memungkinkan investor masuk atau berhenti kerugian kapan saja sesuai kondisi pasar. Keunggulan-keunggulan ini menjadikan investasi mata uang asing sebagai keterampilan keuangan yang wajib dimiliki oleh orang modern.
Konsep inti investasi mata uang asing: Selisih nilai tukar dan suku bunga
Sebelum mulai membeli mata uang asing, Anda harus memahami dua konsep kunci.
Selisih suku bunga adalah perbedaan antara suku bunga acuan di berbagai negara. Misalnya, suku bunga deposito di Taiwan 2%, di AS 5%, selisih 3% ini adalah potensi keuntungan. Tetapi, keuntungan 3% ini tidak tanpa risiko.
Selisih nilai tukar adalah selisih harga yang dihasilkan dari transaksi mata uang asing, yang dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar antar mata uang dan waktu pembelian serta penjualan. Inilah sumber utama risiko dalam investasi mata uang asing.
Banyak investor melakukan kesalahan “menghasilkan selisih suku bunga, tetapi kehilangan dari selisih nilai tukar”: misalnya, menukar 33 NTD untuk 1 USD dan menyimpan deposito USD, memperoleh bunga USD 5%, tetapi jika nilai tukar berubah sehingga saat kembali ke NTD hanya mendapatkan 30 NTD, secara keseluruhan tetap mengalami kerugian. Inilah sebabnya memahami faktor fluktuasi nilai tukar menjadi sangat penting.
Tiga metode investasi mata uang asing: perbandingan
Pembelian mata uang asing dapat dilakukan melalui bank, pialang, atau perusahaan dana, dengan tiga kategori utama:
Deposito mata uang asing—Pilihan paling konservatif
Deposito mata uang asing adalah metode paling sederhana dan umum dengan risiko rendah. Asalkan Anda berusia minimal 20 tahun dan membawa identitas diri ke bank, Anda dapat membuka rekening mata uang asing dan menyetorkan mata uang asing tersebut untuk mendapatkan bunga deposito sesuai perjanjian.
Keunggulan metode ini adalah risiko paling rendah, tetapi kekurangannya adalah likuiditas yang rendah. Jika nilai tukar sudah mencapai titik yang diinginkan tetapi masa deposito belum berakhir, pencairan awal akan dikenai potongan bunga, yang kurang nyaman bagi investor yang ingin fleksibel mengelola dana.
Dana mata uang asing—Keseimbangan antara fleksibilitas dan keuntungan
Dana mata uang asing tidak memerlukan kontrak jangka panjang, bisa dibeli dan dijual kapan saja, dan bunga biasanya berada di antara bunga tabungan dan deposito. Investor dapat langsung menggunakan NTD untuk berinvestasi, dan perusahaan dana akan melakukan konversi mata uang secara otomatis.
Dana ini umumnya meliputi dana pasar uang dan ETF mata uang. Pendapatan utama berasal dari bunga dan selisih nilai tukar, dengan biaya pengelolaan sekitar 0.5%-0.6%. Bagi investor yang ingin mendapatkan bunga yang baik sekaligus tetap fleksibel, ini adalah pilihan yang bagus.
Margin forex—Risiko tinggi, keuntungan tinggi
Transaksi margin forex mirip dengan saham, keduanya memerlukan analisis tren harga dan memilih waktu yang tepat untuk transaksi. Keunggulan margin forex adalah: transaksi 24 jam tanpa henti, mekanisme T+0, ambang masuk rendah, dan dapat memperdagangkan berbagai pasangan mata uang global.
Biasanya menggunakan leverage 50-200 kali, artinya dengan margin kecil bisa mengontrol posisi besar. Tetapi, leverage adalah pedang bermata dua: keuntungan cepat, kerugian juga cepat. Investor harus memilih leverage secara bijaksana dan menghindari leverage terlalu tinggi yang dapat menyebabkan margin call. Disarankan menjaga leverage pada pasangan mata uang utama di bawah 30 kali.
Empat jenis mata uang utama di pasar mata uang asing
Bank di Taiwan umumnya menyediakan 12 jenis mata uang untuk investasi, termasuk USD, AUD, CAD, HKD, GBP, CHF, JPY, EUR, dan lain-lain. Mata uang ini dapat dibagi menjadi empat kategori berdasarkan karakteristiknya:
Mata uang kebijakan: USD dan EUR
Mata uang ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter bank sentral. Ketika bank sentral menerapkan kebijakan longgar, nilai tukar biasanya melemah; sebaliknya, jika kebijakan ketat, nilai tukar biasanya menguat. Investor harus memantau kebijakan dan keputusan suku bunga dari Federal Reserve, ECB, dan lembaga terkait lainnya.
Mata uang safe haven: JPY dan CHF
Kedua negara ini memiliki ekonomi maju dan stabil secara politik, bank sentral hampir tidak mengubah suku bunga. Saat situasi global tidak stabil dan ekonomi memburuk, dana internasional akan mengalir ke mata uang ini sebagai safe haven. Investor berpengalaman bahkan mungkin meminjam mata uang ini dengan suku bunga rendah untuk melakukan arbitrase.
Mata uang komoditas: AUD dan CAD
Negara-negara ini bergantung pada ekspor komoditas besar untuk ekonomi mereka. Saat harga komoditas naik, negara lain harus menukar lebih banyak mata uang lokal untuk membeli jumlah barang yang sama, sehingga nilai tukar mata uang negara tersebut menguat; sebaliknya, saat harga komoditas turun, nilai tukar akan melemah.
Contohnya, Australia adalah eksportir terbesar bijih besi di dunia, dan harga bijih besi sangat berkorelasi dengan nilai tukar AUD. Dari 2021 hingga 2024, harga bijih besi menurun, dan nilai tukar AUD juga cenderung melemah. Tren mata uang komoditas relatif mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula.
Mata uang pasar berkembang: RMB, Rand Afrika Selatan, dan lain-lain
Negara-negara ini sedang berkembang pesat, dengan suku bunga tinggi yang menarik investor mencari selisih suku bunga tinggi. Tetapi, karena ketidakstabilan politik dan risiko fluktuasi nilai tukar yang besar, serta likuiditas yang kecil dan spread yang lebar, investasi harus dilakukan dengan hati-hati. Rand Afrika Selatan meskipun menawarkan suku bunga menarik, risikonya juga tinggi, sehingga perlu penilaian risiko yang lebih cermat.
Analisis tren utama mata uang utama tahun 2025
EUR/USD
EUR/USD adalah pasangan mata uang dengan volume transaksi terbesar di dunia, melibatkan dua ekonomi terbesar. Setelah Federal Reserve mulai menurunkan suku bunga di akhir 2024, ECB mempertahankan suku bunga dan optimistis terhadap prospek ekonomi di awal tahun. Didukung oleh penurunan suku bunga Fed dan data ekonomi positif di zona euro, EUR/USD mencapai level tertinggi empat tahun.
Beberapa analisis menyebutkan bahwa perubahan politik menimbulkan kekhawatiran terhadap independensi bank sentral, menambah ketidakpastian kebijakan dolar AS. Sebaliknya, ECB memiliki independensi kebijakan moneter yang lebih tinggi dan sikap yang lebih stabil, sehingga pasar memilih opsi yang relatif netral.
USD/JPY
JPY sering digunakan untuk carry trade, di mana investor meminjam dana dari negara dengan suku bunga rendah dan menginvestasikan di negara dengan suku bunga tinggi. Bank sentral Jepang menunggu dampak kebijakan tarif AS dan menahan kenaikan suku bunga, tetapi banyak ekonom memperkirakan akan menaikkan suku bunga lagi sebelum akhir tahun.
Perbedaan kebijakan antara BOJ dan Fed memperkuat ekspektasi bahwa selisih suku bunga Jepang dan AS akan menyempit secara bertahap, tetapi dalam jangka pendek, ketidakpastian politik Jepang dapat menyebabkan yen berfluktuasi.
GBP/USD
Poundsterling menguat terhadap dolar tahun ini, tetapi penyebab utamanya adalah melemahnya dolar, bukan perbaikan fundamental GBP. Dengan arah kebijakan Fed yang semakin jelas, ekspektasi kenaikan GBP mungkin akan mengalami penyesuaian ulang. Mengingat pertumbuhan ekonomi Inggris yang lemah dan ekspektasi penurunan suku bunga, diperkirakan GBP akan tetap bergerak dalam kisaran dan sulit mengalami kenaikan tajam.
USD/CHF
Franc Swiss dikenal karena kestabilan, keamanan, dan posisi netralnya, selalu menjadi pilihan utama investasi safe haven. Sejak 2025, dengan Amerika Serikat menghadapi masalah perdagangan dan fiskal, sifat safe haven dolar AS terancam, dan nilai safe haven franc Swiss semakin menonjol, menarik banyak dana internasional masuk. Secara jangka menengah dan panjang, perlambatan ekonomi AS, penurunan suku bunga Fed, dan melemahnya indeks dolar akan mendukung franc Swiss.
Lima faktor utama yang mempengaruhi fluktuasi nilai tukar
Jika investor ingin mendapatkan keuntungan dari pembelian mata uang asing, mereka harus memahami apa yang menyebabkan fluktuasi nilai tukar.
Inflasi: Mata uang dengan inflasi lebih rendah dari negara lain akan menguat, karena inflasi rendah berarti harga barang dan jasa naik lebih lambat, sehingga daya beli mata uang lebih kuat.
Suku bunga: Kenaikan suku bunga akan menarik modal asing masuk, menyebabkan mata uang negara tersebut menguat. Suku bunga yang lebih tinggi memberi keuntungan lebih besar bagi pemberi pinjaman, sehingga menarik lebih banyak investasi.
Utang pemerintah: Negara dengan utang pemerintah yang tinggi sulit menarik modal asing dan berpotensi memicu inflasi. Jika pasar memperkirakan risiko utang pemerintah suatu negara, investor asing akan menjual obligasi negara tersebut, dan nilai tukar akan melemah.
Kondisi perdagangan: Ketika harga ekspor naik lebih cepat daripada impor, kondisi perdagangan membaik, pendapatan negara meningkat, dan permintaan terhadap mata uang negara tersebut meningkat, menyebabkan penguatan nilai tukar.
Stabilitas politik: Negara yang stabil secara politik lebih menarik bagi investasi asing. Negara yang stabil secara politik dan memiliki kebijakan keuangan serta perdagangan yang sehat tidak akan mengalami premi risiko ketidakpastian; sebaliknya, negara yang penuh gejolak politik cenderung mengalami depresiasi nilai tukar.
Bagaimana mendapatkan keuntungan melalui pembelian mata uang asing?
Menguasai mekanisme transaksi dua arah
Investasi tradisional hanya bisa “beli rendah jual tinggi”, tetapi pasar forex mendukung transaksi dua arah, bahkan bisa “jual tinggi beli rendah”.
Ketika Anda memperkirakan mata uang tertentu akan menguat, beli mata uang tersebut; jika memperkirakan mata uang akan melemah, bisa menjual terlebih dahulu, lalu membeli kembali saat harga turun, dan tetap mendapatkan keuntungan. Fleksibilitas ini adalah keunggulan utama pasar forex dibandingkan pasar saham.
Memilih instrumen yang tepat
Analisis perbedaan kebijakan, selisih suku bunga, perubahan produk ekspor utama negara terkait, dan faktor lain untuk menentukan arah transaksi. Ini adalah bagian terpenting dari pengambilan keputusan investasi. Misalnya, jika Anda memperkirakan AS akan menurunkan suku bunga tahun ini dan Jepang tidak, maka bisa mempertimbangkan posisi long yen terhadap dolar.
Membuat strategi transaksi lengkap
Kunci keberhasilan investasi adalah disiplin dalam menjalankan rencana. Berdasarkan toleransi risiko, pengalaman transaksi, dan kondisi pasar, buat strategi yang sesuai. Strategi harus mencakup titik masuk dan keluar, stop loss, dan target profit, serta mempertimbangkan risiko pasar dan biaya transaksi.
Menjaga mental tetap stabil
Hindari melakukan transaksi emosional akibat fluktuasi pasar jangka pendek. Terus belajar dan mengumpulkan pengalaman agar dapat bertahan dan meraih kemenangan jangka panjang di pasar forex.
Rekomendasi bank dan poin penting investasi mata uang asing
Hanya investasi pada mata uang yang dikenal: Pemula sebaiknya fokus pada pasangan mata uang utama dengan volume transaksi terbesar, seperti USD, JPY, dan lain-lain, bukan mengejar mata uang langka secara sembarangan.
Pantau fluktuasi nilai tukar secara ketat: Nilai tukar dipengaruhi oleh pasar, ekonomi, berita, dan faktor lain. Disarankan mengikuti media berita internasional seperti CNBC, Bloomberg, Yahoo Finance, dan lain-lain untuk mendapatkan informasi terbaru.
Diversifikasi untuk mengurangi risiko: Bisa memegang kombinasi deposito USD, dana AUD, dan instrumen mata uang lain secara bersamaan, membentuk perlindungan saling melengkapi. Setelah menentukan alokasi yang tepat, tidak perlu sering melakukan transaksi.
Pelajari penggunaan stop loss dan take profit: Dalam transaksi forex, terutama margin, sangat penting menempatkan stop loss di posisi yang tepat untuk mencegah kerugian berlebihan. Disarankan melakukan maksimal 2 transaksi per hari untuk menghindari overtrading.
Tentukan waktu masuk yang tepat: Jangan pernah mengejar harga tinggi atau menjual saat harga jatuh. Rancang rencana transaksi sebelumnya, dan lakukan saat kondisi pasar sesuai. Cara paling sederhana adalah menunggu tren terbentuk, biasanya membutuhkan waktu 5 menit atau lebih. Setelah tren terbentuk, pilih periode waktu sesuai toleransi risiko sebagai acuan.
Bank di Taiwan dan banyak pialang menyediakan layanan investasi mata uang asing. Investor harus memilih platform yang aman dan terpercaya, biaya transaksi transparan, alat transaksi lengkap, dan beragam instrumen. Sebelum memulai, latihan menggunakan akun demo untuk menguji strategi dan mengelola risiko tanpa risiko dana nyata.
Investasi mata uang asing tidak ada jalan pintas, tetapi dengan belajar sistematis, disiplin, dan manajemen risiko, investor biasa pun dapat memperoleh keuntungan yang stabil di pasar forex.