Memahami Posisi Long dan Short dalam Perdagangan di Seluruh Dunia

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Long Position adalah apa dan cocok untuk situasi apa

Long Position atau membuka posisi beli berarti trader mengirimkan perintah beli aset dengan asumsi bahwa harga akan naik. Strategi ini didasarkan pada prinsip “beli murah - jual mahal”. Ketika harga naik sesuai prediksi, trader menutup posisi dengan keuntungan.

Long Position umumnya diterapkan pada berbagai instrumen derivatif termasuk CFD, kontrak futures, dan aset lain yang memungkinkan prediksi kenaikan harga.

Contoh penggunaan Long Position: Misalnya investor menganalisis dan berpikir bahwa saham PEAR akan naik, sehingga membeli 100 saham dengan harga 350 Baht. Dengan total uang 35.000 Baht. Setelah itu, harga naik menjadi 400 Baht, investor menjual semua saham dan mendapatkan keuntungan 5.000 Baht. Tetapi jika harga turun dan trader menutup posisi di 40 Baht, akan mengalami kerugian 1 Baht per saham.

Short Position: strategi mendapatkan keuntungan dari penurunan harga

Short Position adalah teknik trading yang berlawanan. Trader mengirimkan perintah jual aset terlebih dahulu dengan asumsi bahwa harga akan turun. Ketika harga benar-benar turun, trader membeli kembali dengan harga lebih rendah, sehingga mendapatkan selisih harga sebagai keuntungan.

Short Position menggunakan prinsip “jual mahal - beli murah” dan merupakan alat yang berguna untuk mendapatkan keuntungan dari pasar yang menurun. Namun, tidak semua instrumen derivatif mengizinkan penggunaan short. Trader harus memeriksa syarat platform trading terlebih dahulu.

Contoh penggunaan Short Position: Investor memperkirakan bahwa saham ORANGE akan turun, sehingga membuka posisi short dengan menjual 100 saham seharga 350 Baht. Mendapatkan uang 35.000 Baht. Ketika harga turun menjadi 300 Baht, ia membeli kembali 100 saham dengan biaya 30.000 Baht dan menutup posisi dengan keuntungan 5.000 Baht. Sebaliknya, jika harga naik menjadi 42 Baht, ia akan mengalami kerugian 1 Baht per saham.

Perbandingan antara Long dan Short

Long Position cocok untuk pasar yang sedang naik. Trader harus memiliki arah yang jelas bahwa aset akan naik. Sedangkan Short Position digunakan dalam situasi di mana diperkirakan harga akan turun.

Perbedaan utama adalah long position memberikan keuntungan saat harga naik, sementara short position memberikan keuntungan saat harga turun. Keduanya memiliki risiko kerugian jika prediksi salah.

Pertimbangan dan risiko

Instrumen derivatif seperti CFD memiliki fleksibilitas dalam trading baik saat harga naik maupun turun melalui sistem transaksi yang cepat dan penggunaan leverage untuk meningkatkan potensi keuntungan. Namun, penggunaan leverage memiliki risiko tinggi. Trader bisa mengalami kerugian seluruhnya atau bahkan lebih dari modal awal.

Harus mempelajari peringatan risiko dan dokumen ketentuan platform secara detail sebelum melakukan trading dengan long atau short position.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)