Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
4,5 miliar dolar AS bisa digunakan untuk apa? Jika dihitung rata-rata 2.000 dolar AS per orang, cukup untuk lebih dari 220.000 orang sebagai dana darurat. Namun uang ini sekarang tidak berada di tempat yang seharusnya.
Baru saja saya selesai membaca laporan investigasi media industri, saya baru benar-benar paham—ini sudah bukan lagi sekadar masalah "uang ke mana", melainkan krisis kepercayaan terhadap seluruh sistem kustodian stablecoin.
Sebenarnya, inti masalahnya cukup jelas: cadangan fiat TUSD sebesar 456 juta dolar AS seharusnya diamankan di rekening institusi kustodian FDT di Hong Kong. Hasilnya? Uang itu dipindahkan tanpa pemberitahuan, dibungkus dengan label "pinjaman terkait" dan "investasi dana", dan akhirnya masuk ke kantong entitas privat Aria DMCC di Dubai.
Aset yang dikira pengguna bisa ditebus kapan saja dan dianggap aman, berubah menjadi piutang privat berisiko tinggi dengan likuiditas tak jelas.
Agar TUSD tidak kolaps dan memicu kepanikan berantai, seorang tokoh besar di industri lebih dulu menutupi lubang 456 juta dolar AS tersebut.
Saya telah mengurai para pihak yang terlibat dalam kasus ini—
Penerbit stablecoin: Proyek TUSD
Institusi kustodian: Institusi berlisensi di Hong Kong
Penerima dana: Entitas privat di Dubai
Yurisdiksi hukum: Lintas Hong Kong dan Dubai
Beberapa pertanyaan kunci harus dipecah satu per satu:
**Uangnya ke mana?**
Putusan pengadilan Dubai sangat jelas: dana tidak masuk ke Aria Fund yang legal, melainkan dialihkan ke perusahaan privat Aria DMCC. Di buku tertulis "investasi dana", dalam praktiknya adalah "pengalihan terarah".
**Kenapa melakukan hal ini?**
Investigasi membongkar rantai komisi—14 juta dolar AS, yang langsung diterima pengadilan sebagai motif kejahatan. Melewati dana yang legal jelas menguntungkan: biaya pembagian hasil rendah, risiko operasional kecil.
**Di mana kelemahan sistem kustodian?**
Ini adalah titik buta pemahaman. Banyak orang mengira rekening trust di Hong Kong = benar-benar aman, padahal secara hukum perusahaan trust adalah pemilik nominal aset tersebut. Begitu kontrol internal gagal atau ada itikad buruk, dana bisa dipindahkan secara sepihak tanpa konfirmasi ulang dari klien. Hampir 500 juta dolar AS kali ini dipindahkan dengan cara seperti ini.
**Bisakah uangnya kembali?**
Rekening lapisan pertama sudah dibekukan, tapi dana sudah tersebar ke rekening luar. Kini, pemulihan dilakukan dengan perintah pembekuan global secara bertahap. Dari sisi hukum, ini hanya soal waktu, bukan soal mungkin atau tidak. Para pihak terkait sudah hadir di persidangan Dubai pada 17 Maret dan terus memantau pelaksanaan perintah pembekuan.
Sinyal yang lebih penting: Pengadilan Dubai sudah memastikan adanya penipuan dan rantai komisi.
Artinya, dampaknya sudah melampaui proyek TUSD saja—celah sistemik dalam model kustodian stablecoin kini terbuka lebar di hadapan industri.