Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Mengapa Anda Merugi Saat Proses Menguntungkan?
Alasan: Kelemahan Pemicu Keluar
Seperti yang kamu rencanakan, kamu melakukan trading, harga telah mencapai area TP. Tapi kamu masih dalam posisi.
Karena ada suara di dalam dirimu yang berkata: "Jika aku bertahan sedikit lebih lama, mungkin aku akan mendapatkan %3, bukan %2." Inilah saatnya sistem mulai rusak. Dan betapa menyedihkannya, sebagian besar strategi kembali setelah mencapai titik TP. Sedangkan kamu hanya menyaksikan pergantian itu dengan "keras kepala psikologis", bukan?
Jadi mengapa kamu tidak bisa keluar?
Karena dopamin yang dihasilkan saat untung, pada akhirnya membuatmu terbiasa menginginkan lebih. Alih-alih merealisasikan TP, kamu mengejar "potensi keuntungan". Otakmu tidak menganggap ini sebagai keberhasilan, tetapi sebagai kesempatan yang setengah jadi. Dan persepsi ini menjauhkanmu dari strategimu.
Secara Statistik
Tingkat pelampauan di atas titik TP sebesar 5% hanya terlihat pada 28% dari total transaksi. Namun, 60% trader cenderung melanjutkan transaksi meskipun ada TP. Jadi rata-rata, 70% dari transaksi yang kamu sebut "aku akan bertahan sedikit lebih lama" kembali.
Jadi, ketika kamu menjaga posisi di luar sistem, dalam jangka panjang kamu akan mencatat kerugian, bukan keuntungan. Setelah menentukan titik TP, masalahnya bukan lagi teknis, tetapi tergantung pada disiplinmu.
📌 Catatan kecil: Dalam beberapa sistem profesional, "scaling out" (kademeli keluar) dilakukan. Ini juga merupakan bagian dari sistem.