Berita Gerbang: 4 April, 9 April, menurut sumber yang mengutip Kantor Berita Nasional Arab Saudi dan pejabat Kementerian Energi, beberapa infrastruktur energi di wilayah Arab Saudi baru-baru ini mengalami serangan, sehingga menimbulkan dampak nyata terhadap sistem produksi dan ekspor minyak mentah. Fasilitas produksi di dua ladang minyak besar, Khurais dan Manifa, diserang secara berurutan, masing-masing menyebabkan penurunan sekitar 300k barel per hari; sebuah stasiun pompa kunci pada pipa minyak lintas timur-barat rusak, sehingga volume pengiriman minyak harian turun sekitar 700k barel. Dari sisi pengolahan (refining), beberapa fasilitas besar termasuk kilang Satorp di Jubail, kilang Ras Tanura, kilang Samref di Yanbu, serta kilang di Riyadh turut terdampak, sehingga kemampuan ekspor produk hasil olahan ke pasar global mengalami gangguan. Selain itu, fasilitas pemrosesan Juhaymah mengalami kebakaran, sehingga ekspor gas minyak cair (LPG) dan gas alam cair (LNG) terganggu. Kementerian Energi Arab Saudi mengonfirmasi bahwa serangan tersebut menyebabkan satu orang petugas keamanan industri dari sebuah perusahaan energi meninggal dunia, dan sebagian operasi fasilitas energi terpaksa dihentikan.