Wirex dan Ultra Stellar telah memperkenalkan infrastruktur pembayaran native baru yang dibangun di atas blockchain Stellar. Perusahaan tersebut bertujuan untuk mendukung lebih dari 7 juta pengguna Wirex sambil mempersiapkan meningkatnya transaksi keuangan berbasis AI.
Sistem baru ini berjalan langsung di Soroban, platform smart contract Stellar. Pendekatan ini menghindari jembatan (bridge) dan lapisan eksternal, yang sering kali menambah kompleksitas. Sebagai gantinya, sistem ini menggunakan alat bawaan Stellar untuk pembayaran yang lebih cepat dan lebih efisien.
Wirex menggabungkan jaringan pembayaran stablecoin-nya dengan produk-produk Ultra Stellar seperti LOBSTR dan StellarX. Hasilnya, pengguna dapat mengakses dompet, perdagangan, dan pembayaran dalam satu ekosistem.
Sorotan utama mencakup:
Peluncuran ini dibangun di atas tonggak sebelumnya. Pada 2025, Wirex melakukan ekspansi ke Stellar dengan dukungan dari Stellar Community Fund. Kemudian, perusahaan tersebut mengaktifkan penyelesaian Visa dengan dua stablecoin, sehingga menghadirkan pembayaran dunia nyata ke atas blockchain.
Kemitraan ini juga menargetkan peran AI yang semakin berkembang dalam bidang keuangan. Wirex telah mengembangkan “Wirex Agents”, yang memungkinkan sistem AI mengelola pembayaran, kartu virtual, dan akun.
Pada saat yang sama, Stellar mempromosikan “agentic payments”. Ini memungkinkan program perangkat lunak mengirim dan menerima uang secara otomatis. Misalnya, agen AI dapat membayar akses API atau layanan digital secara real time.
Karena itu, sistem ini mendukung:
Peluncuran ini menandakan pergeseran dalam ruang pembayaran kripto. Perusahaan bergerak dari sekadar menguji ide menuju membangun infrastruktur keuangan yang sesungguhnya.
Jika Wirex dan Ultra Stellar mendorong volume transaksi yang kuat, model ini dapat membentuk masa depan fintech. Model ini juga dapat membuktikan bahwa pembayaran stablecoin dan perdagangan berbasis AI dapat berjalan bersama secara berskala.