Moody’s memberikan peringkat Ba2 untuk obligasi daerah senilai $100 juta yang didukung Bitcoin di New Hampshire, menandai tonggak sejarah pertama kali kripto masuk ke pasar kredit.
Moody’s secara resmi telah memberi peringkat obligasi daerah yang didukung Bitcoin untuk pertama kalinya.
Lembaga pemeringkat kredit tersebut menetapkan peringkat sementara Ba2 untuk penerbitan obligasi senilai $100 juta di New Hampshire. Eleanor Terrett melaporkan perkembangan tersebut.
Obligasi ini awalnya disorot oleh Crypto In America pada bulan November. Ini menandai momen bersejarah ketika kerangka kredit tradisional kini secara formal menilai instrumen pendapatan tetap yang terhubung ke kripto.
Baca juga:
Tembok Paus Raksasa di $69.000 Bisa Menentukan Langkah Bitcoin Berikutnya
Obligasi ini beroperasi melalui New Hampshire’s Business Finance Authority sebagai penerbit penyalur. Pentingnya, wajib pajak tidak menanggung kewajiban apa pun di sini.
BitGo menyimpan jaminan Bitcoin di tangan atas nama para investor.
Strukturnya mengharuskan pihak peminjam menyetor sekitar 160% dalam Bitcoin sebagai jaminan.
Pemicu aktif untuk likuidasi paksa jika tingkat jaminan turun terlalu rendah. Ini meniru mekanisme pendapatan tetap yang familiar, tetapi dengan satu perbedaan kunci: aset yang mendukungnya adalah Bitcoin, bukan pendapatan pemerintah atau arus kas yang dapat diprediksi.
Obligasi tradisional biasanya mengandalkan kewenangan untuk mengenakan pajak atau sumber pendapatan yang stabil.
Obligasi ini membalik model tersebut. Ia memasukkan jaminan aset digital ke ruang yang selama ini lebih menyukai sekuritas konvensional. Kelebihan jaminan (overcollateralization) dirancang untuk melindungi investor dari fluktuasi harga Bitcoin yang sudah sangat terkenal.
🚨🗞️BARU: Obligasi Muni yang Didukung Bitcoin Mendapat Peringkat Pertama Moody’s; Hasil Yield Teks Stablecoin Ditunda
Banyak berita pada Rabu ini. Baca semuanya di newsletter @CryptoAmerica_ hari ini dari saya. ⬇️https://t.co/J3MfVeV02k
— Eleanor Terrett (@EleanorTerrett) 1 April 2026
Peringkat Ba2 menempatkan obligasi ini dengan kokoh di wilayah kategori spekulatif.
Moody’s mendasarkan peringkat ini pada risiko yang terkait dengan volatilitas Bitcoin, struktur obligasi, dan pengaturan operasionalnya. Investor yang toleran terhadap risiko menjadi audiens utama di sini.
Portofolio konservatif, termasuk banyak dana pensiun dan pengalokasi pendapatan tetap institusional, kemungkinan besar tidak akan mengambil bagian dalam yang satu ini.
Peringkat ini tidak membuat obligasi tersebut secara luas bisa diinvestasikan di seluruh kategori institusional. Namun, peringkat ini memberikan kerangka yang jelas bagi mereka yang bersedia mengambil risiko lebih tinggi.
Signifikansinya melampaui satu obligasi.
Bitcoin sekarang secara resmi ada di dalam sistem pemeringkatan kredit. Itu adalah perubahan yang berarti bagi aset digital yang selama ini lama dikritik karena dianggap terlalu volatil untuk keuangan institusional.
Langkah Moody’s ini dapat membuka peluang di seluruh pasar obligasi global senilai $140 triliun.
Seiring meningkatnya kepastian regulasi terkait instrumen berbasis blockchain, lebih banyak penerbit mungkin akan mengeksplorasi struktur serupa. Peringkat ini memberikan sebuah template.
Waktunya juga sejalan dengan adopsi kripto yang lebih luas di keuangan tradisional.
Seperti yang sebelumnya dilaporkan oleh LiveBitcoinNews, Departemen Tenaga Kerja AS baru-baru ini mengusulkan agar aset alternatif, termasuk mata uang kripto, diperbolehkan dalam akun pensiun. Dua perkembangan besar dalam satu minggu menunjukkan perubahan cara regulator dan institusi keuangan memandang aset digital.
Baca lebih lanjut:
Departemen Tenaga Kerja Mengusulkan Akses 401(k) ke Crypto dan Private Equity
Masuknya Bitcoin ke sistem peringkat kredit tidak berarti jalan ke depan mulus. Volatilitas tetap menjadi perhatian utama. Namun, keuangan institusional kini memiliki kerangka untuk mengevaluasi instrumen yang didukung Bitcoin, dan itu sepenuhnya mengubah pembicaraan.