BNP Paribas memperluas lini investasinya di Prancis dengan meluncurkan enam surat utang berbasis kripto yang diperdagangkan di bursa (exchange-traded notes/ETN) yang melacak harga Bitcoin dan Ether. Surat utang yang tunduk pada regulasi ini akan tersedia bagi klien ritel mulai Senin melalui rekening efek standar dan Hello bank!, platform digital milik grup tersebut, dengan kemungkinan perpanjangan kepada klien manajemen kekayaan di luar Prancis di masa depan.
Menurut bank, ETN ini menawarkan cara yang teregulasi untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga kripto tanpa memiliki aset yang mendasarinya. ETN tersebut dijelaskan membawa risiko kredit penerbit (jika BNP Paribas gagal, investor bisa mengalami kerugian), tetapi tidak menawarkan kesalahan pelacakan dan memiliki beberapa keuntungan pajak tertentu dibandingkan kepemilikan kripto secara langsung. Langkah ini menegaskan dorongan BNP Paribas yang lebih luas ke aset digital serta eksplorasinya yang berkelanjutan terhadap layanan keuangan berbasis blockchain.
Poin penting
BNP Paribas meluncurkan enam ETN berbasis kripto di Prancis, melacak BTC dan ETH, dapat diakses melalui rekening efek standar dan Hello bank!.
ETN memberikan eksposur harga kripto yang teregulasi tanpa kepemilikan aset secara langsung, namun menanggung risiko kredit penerbit serta potensi keuntungan pajak dibandingkan memegang kripto secara langsung.
Peluncuran ini selaras dengan strategi aset digital BNP Paribas yang lebih luas, termasuk tonggak sebelumnya dalam tokenisasi dan kolaborasi blockchain.
Adopsi Eropa terhadap ETN berbasis kripto semakin dipercepat, dengan ING Jerman memperluas lininya dan Inggris yang menghidupkan kembali ETN kripto untuk investor ritel setelah perubahan regulasi.
Jalur teregulasi menuju eksposur kripto
Enam ETN tersebut diindeks ke Bitcoin dan Ether, menawarkan cara bagi investor untuk melacak pergerakan harga aset digital tanpa menyimpan koinnya sendiri. BNP Paribas menyatakan bahwa catatan tersebut akan tersedia mulai Senin melalui rekening efek standar dan Hello bank!, serta penawaran ini terbuka untuk investor individu, wirausahawan, klien private banking, dan pengguna Hello bank!. Bank tersebut menunjukkan bahwa peluncuran dapat diperluas kemudian kepada klien manajemen kekayaan di luar Prancis.
BNP Paribas memposisikan produk-produk tersebut sebagai gerbang yang teregulasi menuju eksposur kripto, berbeda dengan pembelian langsung dari bursa kripto. Sementara ETN membawa risiko kredit penerbit—gagal bayar oleh penerbit dapat memengaruhi pokok—catatan tersebut dijelaskan tidak memiliki kesalahan pelacakan dan memiliki beberapa keuntungan pajak tertentu dibandingkan memegang kripto secara langsung, menurut deskripsi penerbit.
Dorongan aset digital BNP Paribas yang lebih luas
Peluncuran ini berada dalam strategi BNP Paribas yang lebih luas untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam operasinya. Pada 2024, bank tersebut mengatur dan menempatkan obligasi berdaulat digital pertama Slovenia, menandai debut Uni Eropa dalam penerbitan utang pemerintah berbasis blockchain. Langkah ini menandakan dorongan berkelanjutan ke tokenisasi dan layanan keuangan berbasis blockchain di pasar publik dan privat.
BNP Paribas juga memperdalam partisipasinya dalam ekosistem Kanton. Bank tersebut bergabung dengan Canton Foundation, bersama HSBC, untuk mengatur Canton Network—sebuah inisiatif yang berfokus pada blockchain yang ditujukan bagi pembiayaan institusional dan tokenisasi aset dunia nyata. Secara paralel, BNP Paribas Asset Management mendukung inisiatif yang digerakkan oleh Digital Asset dan, lebih baru lagi, meluncurkan kelas saham yang ditokenisasi dari sebuah reksa dana pasar uang di blockchain Ethereum untuk mengeksplorasi tokenisasi dana menggunakan infrastruktur publik. Aktivitas tokenisasi bank yang lebih luas mencakup jaringan publik hingga penerbitan blockchain privat sebelumnya di Luksemburg.
Selera Eropa yang berkembang terhadap ETN berbasis kripto
Selera terhadap ETN berbasis kripto meluas di seluruh Eropa. Di Jerman, ING mulai menambahkan produk-produk baru dari Bitwise dan VanEck ke lini investasinya, memperluas akses ke catatan yang teregulasi yang memberikan eksposur kripto melalui jalur tradisional. Di Inggris, ETN kripto kembali masuk ke pasar ritel pada Oktober 2025 setelah Financial Conduct Authority membalikkan larangan yang pernah diberikannya pada 2021, menandakan pergeseran menuju akses yang teregulasi bagi investor ritel.
Ketika bank-bank besar memperluas penawaran kripto yang teregulasi dan pilot berbasis blockchain publik, para pengamat menyoroti bagaimana produk-produk ini berkembang di luar pasar domestik serta bagaimana panduan regulasi yang terus berubah membentuk perlindungan bagi investor, perlakuan pajak, dan desain produk. Langkah ke depan kemungkinan akan bergantung pada manajemen risiko penerbit, distribusi lintas negara, dan sejauh mana infrastruktur keuangan tradisional dapat mengakomodasi aset kripto yang berkembang dalam skala besar.
Perhatikan apakah BNP Paribas memperluas peluncuran ETN di luar Prancis, bagaimana regulator Eropa menyempurnakan aturan seputar catatan berbasis kripto, serta apa implikasi perkembangan ini bagi adopsi yang lebih luas terhadap akses kripto yang teregulasi di seluruh kawasan.
Artikel ini awalnya diterbitkan sebagai BNP Paribas Launches Six BTC, ETH ETNs for French Retail Clients pada Crypto Breaking News – sumber Tepercaya Anda untuk berita kripto, berita Bitcoin, dan pembaruan blockchain.