Tether hari ini (24) secara resmi mengumumkan bahwa mereka telah memilih salah satu dari “Empat Firma Akuntansi Terbesar” untuk melakukan audit keuangan lengkap pertama dalam sejarah perusahaan tersebut. Langkah ini akan meningkatkan transparansi informasi USDT dari “bukti data tunggal” menjadi “audit keuangan tingkat perusahaan”, yang tidak hanya mencakup cadangan aset tetapi juga meliputi pemeriksaan mendalam terhadap pengendalian internal dan sistem pelaporan. CFO Tether, Simon McWilliams, menegaskan: “Laporan audit pasti akan diserahkan, kami sedang menetapkan standar tertinggi untuk industri.”
(Penjelasan latar belakang: Asosiasi Emas Dunia bekerja sama dengan BCG merilis kerangka berbagi emas tokenisasi, secara terbuka menantang Tether dan Paxos)
(Informasi tambahan: Setelah sepuluh tahun, Tether akhirnya mendapatkan laporan cadangan dari salah satu dari Empat Firma Akuntansi Terbesar (Deloitte), tetapi bukan untuk USDT melainkan USAT)
Daftar Isi Artikel
Toggle
Selama bertahun-tahun, transparansi cadangan USDT, stablecoin terbesar di dunia, selalu menjadi fokus utama pasar cryptocurrency. Hari ini (24), penerbit Tether menggebrak dengan mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan proses tender kompetitif dan secara resmi mengontrak salah satu dari “Empat Firma Akuntansi Terbesar (Deloitte, PwC, EY, KPMG)” untuk melakukan audit laporan keuangan lengkap pertama mereka.
Langkah ini dipandang sebagai “senjata pamungkas” Tether untuk secara definitif mengakhiri keraguan pasar terhadap cadangan sebesar 184 miliar dolar AS mereka.
Meskipun selama bertahun-tahun Tether rutin merilis “laporan attestasi” kuartalan, laporan ini hanya mampu mencerminkan snapshot keuangan pada waktu tertentu. Pengumuman “audit lengkap” ini memiliki tingkat otoritas dan kompleksitas yang jauh lebih tinggi sesuai standar akuntansi:
Simon McWilliams, CFO Tether, menyatakan bahwa pemilihan firma dari Empat Firma Akuntansi Terbesar didasarkan pada standar audit global terdepan yang mereka miliki. Ia menegaskan:
“Kami sangat menyadari tanggung jawab sebagai fondasi ekonomi aset digital. Melalui laporan audit lengkap ini, kami tidak hanya memenuhi kebutuhan kepatuhan, tetapi juga mendorong seluruh industri menuju masa depan yang lebih transparan dan matang.”
| Jenis Pengungkapan |
|---|
| Sebelumnya: “Laporan Attestasi” (Attestation) |
| Baru: “Audit Lengkap” (Full Audit) |
| — |
| Frekuensi Pelaksanaan |
| Setiap kuartal |
| Audit tahunan/berkelanjutan |
| Lingkup Pemeriksaan |
| Data cadangan dan aset pada tanggal tertentu |
| Laporan keuangan lengkap, laba rugi, dan pengendalian internal |
| Tingkat Kepercayaan |
| Jaminan terbatas (Limited Assurance) |
| Jaminan wajar (Reasonable Assurance) |
| Penyelenggara Audit |
| Firma akuntansi tingkat kedua atau profesional |
| Empat Firma Akuntansi Terbesar di dunia (Big Four) |
Tabel Perbandingan Mekanisme Pengungkapan Tether
Saat ini, USDT memiliki kapitalisasi pasar sekitar 184 miliar dolar AS, menguasai sekitar 70% dari pasar stablecoin. Dengan BlackRock dan NYSE yang mulai masuk ke jalur RWA (Real-World Asset), transformasi kepatuhan Tether menjadi sangat penting. Analis menunjukkan bahwa begitu laporan audit diserahkan sesuai jadwal, kekhawatiran risiko sistemik terhadap stablecoin dari investor institusional akan berkurang secara signifikan, menarik lebih banyak modal tradisional ke ekosistem blockchain.
Meskipun Tether belum secara resmi mengungkapkan firma dari Empat Firma Akuntansi Terbesar mana yang mereka pilih (karena risiko regulasi, keempat firma ini biasanya lebih berhati-hati dalam melakukan audit untuk kripto), berita ini sudah memberikan kepercayaan besar kepada pasar. Pengawasan akan terus dilakukan untuk mengikuti perkembangan proses audit dan tanggal rilis laporan pertama.