Google Menemukan Rantai Eksploitasi Kerentanan iOS yang Menargetkan Beberapa Aplikasi CEX dan Dompet Kripto

Berita Gate News, pada 20 Maret, menurut pemantauan dari Google Threat Intelligence Group, sebuah rantai eksploitasi kerentanan iOS bernama DarkSword sedang menargetkan iPhone yang menjalankan versi iOS 18.4 hingga 18.7. Penyerang memanfaatkan situs web yang terinfeksi untuk menyebarkan malware bernama Ghostblade, yang secara khusus mencari dan mencuri data dari berbagai bursa kripto utama (termasuk CEX tertentu) dan aplikasi dompet (termasuk Ledger, Trezor, MetaMask, Exodus, Uniswap, Phantom, dan Gnosis Safe). Selain itu, Ghostblade juga akan secara sinkron mencuri pesan SMS, iMessage, kontak, kata sandi Wi-Fi, lokasi geografis, serta riwayat obrolan Telegram dan WhatsApp, dan data sensitif lainnya. Malware ini dirancang untuk melakukan pencurian data secara cepat, dan setelah proses pengumpulan selesai, secara otomatis menghapus file sementara dan menghentikan operasinya. Saat ini, aktivitas serangan terkait telah diamati di negara-negara seperti Arab Saudi, Turki, Malaysia, dan Ukraina.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar