
Altcoin Season Index merupakan metrik analitik utama untuk memantau tren pasar kripto. Indeks ini menghitung proporsi dari 100 kripto teratas (tidak termasuk stablecoin dan wrapped token) yang berhasil mengungguli Bitcoin dalam 90 hari terakhir.
Metode perhitungan indeks ini didasarkan pada penilaian komparatif kinerja altcoin terhadap Bitcoin. Jika indeks turun di bawah 25, biasanya ini menandai awal Bitcoin Season—periode di mana Bitcoin sebagai kripto utama mencatat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan aset digital alternatif. Sebaliknya, nilai di atas 75 menandakan Altcoin Season, yaitu ketika altcoin mengungguli pertumbuhan Bitcoin.
Baru-baru ini, Altcoin Season Index turun ke angka 23, yang menandakan perubahan besar dalam dinamika pasar. Angka ini menunjukkan dominasi Bitcoin di pasar kripto sekaligus menegaskan fase di mana aset digital utama menjadi fokus utama investor.
Nilai indeks yang sangat rendah ini menunjukkan bahwa mayoritas dari 100 altcoin teratas tidak mampu mengungguli Bitcoin selama tiga bulan terakhir. Hal ini mencerminkan pergeseran besar dalam preferensi pasar dan peralihan modal ke aset yang lebih mapan dan konservatif.
Penurunan terkini pada Altcoin Season Index disebabkan oleh sejumlah faktor yang saling terkait dan memperkuat posisi pasar Bitcoin.
Pertama, Bitcoin terus menunjukkan momentum positif yang kuat, menarik minat investor ritel maupun institusi. Stabilitas dan prediktabilitas Bitcoin menjadi daya tarik utama saat pasar tidak pasti.
Kedua, selera risiko pelaku pasar menurun. Di tengah volatilitas ekonomi dan tantangan geopolitik, investor cenderung memilih aset yang lebih aman. Dalam situasi ini, Bitcoin dipandang sebagai “emas digital” dengan volatilitas yang lebih rendah dibandingkan altcoin.
Ketiga, minat institusional kini semakin terfokus pada Bitcoin dibandingkan kripto yang lebih kecil. Peluncuran spot Bitcoin ETF, keterlibatan lembaga keuangan besar, dan investasi korporasi semakin meningkatkan permintaan terhadap Bitcoin. Institusi memilih Bitcoin karena likuiditas, kejelasan regulasi, serta statusnya sebagai pionir aset digital.
Tren saat ini memperlihatkan adanya pergeseran strategi dalam membangun portofolio kripto. Investor kini lebih memprioritaskan Bitcoin dibandingkan altcoin dalam pengambilan keputusan diversifikasi dan manajemen risiko.
Bagi investor konservatif, kondisi saat ini mendukung strategi dengan menempatkan Bitcoin sebagai inti portofolio kripto. Pendekatan ini sangat cocok bagi mereka yang mengutamakan risiko rendah dan hasil yang lebih stabil.
Sementara itu, trader berpengalaman dapat memanfaatkan periode dominasi Bitcoin sebagai peluang strategis untuk mengakumulasi altcoin potensial pada harga yang relatif rendah. Secara historis, pasar kripto bergerak dalam siklus, dan fase dominasi Bitcoin sering diikuti dengan siklus pertumbuhan altcoin.
Kondisi pasar saat ini menegaskan pentingnya manajemen portofolio kripto yang adaptif dan pemantauan berkelanjutan terhadap Altcoin Season Index agar strategi investasi dapat segera disesuaikan.
Altcoin Season Index mengukur kinerja altcoin terhadap Bitcoin. Indeks ini dihitung dengan membandingkan kapitalisasi pasar altcoin dengan Bitcoin. Nilai yang tinggi berarti altcoin mengungguli Bitcoin.
Nilai indeks 23 menandakan kinerja altcoin yang lemah dibandingkan Bitcoin, sekaligus menegaskan dominasi Bitcoin di pasar. Nilai ini tergolong sangat rendah, mencerminkan lingkungan yang kurang mendukung bagi altcoin dan preferensi investor yang jelas terhadap Bitcoin.
Peningkatan dominasi Bitcoin menyebabkan pergeseran modal dari altcoin ke BTC, yang biasanya berdampak pada penurunan harga altcoin. Investor altcoin harus siap menghadapi tekanan harga yang lebih tinggi dan perpindahan nilai pasar ke Bitcoin.
Indeks menurun saat sentimen pasar berubah dan Bitcoin mulai mendominasi. Investor mengalihkan modal ke aset utama, mengurangi permintaan altcoin. Perdagangan altcoin yang lemah dan kinerja yang kurang baik semakin menurunkan indeks.
Saat Altcoin Season Index lemah, investor sebaiknya fokus pada aset utama seperti Bitcoin, melakukan diversifikasi untuk mengelola risiko, menggunakan dollar-cost averaging untuk akumulasi, dan memantau tren pasar secara aktif guna bersiap menghadapi siklus altcoin berikutnya.
Altcoin Season Index mencapai titik terendah di 1,1 pada 2011 dan tertinggi di 117,0 pada 2021, menggambarkan volatilitas tinggi di pasar altcoin.
Altcoin Season Index memperlihatkan kinerja altcoin dibandingkan Bitcoin. Jika indeks tinggi (di atas 50), altcoin mengungguli Bitcoin, dan ini menjadi sinyal waktu yang baik untuk investasi altcoin. Pantau dominasi Bitcoin serta tren volume perdagangan untuk menentukan titik masuk pasar yang optimal.











