
Ethereum terus mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam ekosistem non-fungible token (NFT), dengan pangsa pasar penjualan NFT mingguan mencapai 62%. Dalam beberapa bulan terakhir, platform blockchain terdepan ini membukukan volume transaksi NFT sekitar USD 33,7 juta, jauh melampaui pesaingnya. Dominasi pasar yang kuat ini menegaskan infrastruktur Ethereum yang mapan dan tingkat adopsi yang luas di kalangan kreator, kolektor, serta trader NFT.
Kepemimpinan berkelanjutan Ethereum didukung sejumlah keunggulan utama, seperti kapabilitas smart contract yang tangguh, dukungan pengembang yang solid, dan ekosistem marketplace serta tools yang matang. Walaupun menghadapi tekanan dari alternatif berbiaya rendah, efek jaringan dan reputasi Ethereum tetap menarik proyek NFT bernilai tinggi dan kolektor yang mengutamakan keamanan serta likuiditas dibanding biaya transaksi.
Meski Ethereum masih memimpin pasar, sejumlah platform blockchain alternatif mulai mencatat pencapaian signifikan di ruang NFT. BNB Chain telah menjadi marketplace NFT terbesar kedua berdasarkan volume, dengan penjualan mencapai USD 6,4 juta di periode yang sama. Ini merupakan pencapaian penting bagi platform yang menekankan biaya transaksi rendah dan waktu penyelesaian lebih cepat dibanding Ethereum.
Mythos Chain dan Solana juga menunjukkan performa yang mengesankan, masing-masing mencatat penjualan NFT sebesar USD 4,9 juta dan USD 4,4 juta. Platform ini diminati kreator dan kolektor yang mencari alternatif lebih hemat biaya, khususnya untuk koleksi NFT dengan harga rendah di mana gas fee Ethereum menjadi persentase signifikan dari nilai transaksi. Semakin beragamnya platform blockchain pendukung NFT menandakan pasar yang matang, di mana setiap rantai melayani segmen pengguna dan kebutuhan yang berbeda.
Persaingan ini memperlihatkan bahwa meski Ethereum tetap premium untuk koleksi bernilai tinggi, pasar NFT perlahan terfragmentasi ke berbagai rantai. Diversifikasi tersebut menguntungkan ekosistem NFT secara luas dengan mengurangi risiko konsentrasi dan memberi pengguna lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan serta bujet mereka.
Dominasi pasar Ethereum sangat ditopang oleh koleksi NFT prestisius dan bernilai tinggi yang membangun di atas platform tersebut. CryptoPunks, salah satu proyek NFT pionir, terus menghasilkan volume perdagangan besar dan tetap diminati kolektor. Sebanyak 10.000 karakter pixel art unik ini telah menjadi ikon budaya seni digital, dengan spesimen langka yang bernilai jutaan dolar.
Bored Ape Yacht Club (BAYC) juga menjadi fondasi utama ekosistem NFT Ethereum. Koleksi ini telah berevolusi dari sekadar koleksi digital menjadi fenomena budaya, didukung kepemilikan selebriti dan kemitraan merek. Nilai tinggi dan aktivitas perdagangan koleksi blue-chip NFT ini menciptakan siklus positif yang menarik proyek baru dan kolektor serius ke platform Ethereum.
Koleksi mapan ini diuntungkan oleh kedalaman likuiditas Ethereum, infrastruktur marketplace yang kokoh, dan reputasi platform dalam keamanan. Untuk aset bernilai tinggi, biaya transaksi hanya menjadi sebagian kecil dari nilai total, sehingga posisi premium dan efek jaringan Ethereum jauh lebih unggul dibanding rantai alternatif yang menawarkan biaya lebih rendah. Dinamika ini menjelaskan mengapa Ethereum tetap menguasai mayoritas nilai pasar NFT meski ada kompetisi dari platform berbiaya rendah.
Pasar NFT secara keseluruhan mengalami volatilitas volume perdagangan yang cukup besar beberapa bulan terakhir. Aktivitas pasar turun ke kisaran USD 320 juta dalam satu bulan, jauh menurun dari USD 629 juta bulan sebelumnya. Fluktuasi ini mencerminkan siklus pasar NFT yang erat kaitannya dengan sentimen pasar kripto dan kondisi makroekonomi.
Kendati terjadi fluktuasi, harga Ethereum relatif stabil sepanjang periode tersebut. Stabilitas ini memberi kepastian bagi kreator dan kolektor NFT, karena nilai aset mereka tidak terpengaruh volatilitas ekstrem dari token blockchain utama. Posisi Ethereum yang sudah mapan dan diversifikasi use case di luar NFT turut menjaga kestabilan harga.
Ke depan, pasar NFT menghadapi tantangan sekaligus peluang. Persaingan dari rantai berbiaya rendah terus meningkat, sementara upgrade jaringan Ethereum dan pengembangan Layer 2 scaling solutions berpotensi menekan biaya tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi. Evolusi pasar NFT akan bergantung pada inovasi teknologi, perkembangan regulasi, dan terciptanya use case baru di luar seni digital dan koleksi.
Ethereum menguasai 62% pangsa pasar NFT berkat ekosistem yang matang, smart contract yang kuat, dan keunggulan sebagai pelopor. Komunitas pengembang solid, likuiditas tinggi, serta efek jaringan menciptakan hambatan kompetisi lebih besar dibanding platform blockchain baru.
Solana, Polygon, Flow, Cardano, dan Tezos adalah kompetitor utama di pasar NFT. Platform ini menawarkan biaya transaksi rendah dan kecepatan proses tinggi, sehingga menarik volume perdagangan NFT besar.
Ekosistem NFT Solana dan Polygon tumbuh pesat. Solana menunjukkan momentum dengan peningkatan pembuatan NFT bulanan. Polygon mempertahankan volume produksi NFT tinggi. Kedua rantai ini semakin mendapat perhatian pasar sebagai alternatif Ethereum.
Gas fee tinggi secara signifikan meningkatkan biaya transaksi bagi kreator dan pengguna NFT, sehingga menghambat pertumbuhan pasar. Solusi Layer 2 dan blockchain alternatif menekan biaya ini, menjadikan optimasi gas fee kunci ekspansi pasar NFT yang berkelanjutan.
Pangsa pasar NFT Ethereum tetap stabil di 62% meski persaingan ketat. Berkat efek jaringan dan ekosistem pengembang yang kuat, Ethereum diperkirakan tetap memimpin sebagai platform NFT utama ke depan.
Perhatikan gas fee tinggi saat jaringan padat. Gunakan wallet yang aman untuk aset digital Anda. Pilih platform NFT terpercaya. Tetapkan harga dan royalti yang tepat. Pastikan smart contract aman sebelum minting NFT di blockchain Ethereum.











