3 Harga Penting dalam Perdagangan Futures: Apa Itu Index Price, Fair Price, dan Last Price?

2026-01-08 12:48:34
Perdagangan Kripto
Tutorial Kripto
Perdagangan Futures
Peringkat Artikel : 3
15 penilaian
Pelajari Index Price, Fair Price, dan Last Price dalam trading futures kripto. Pahami bagaimana ketiga metrik utama ini bekerja di Gate, metode perhitungannya, serta cara memanfaatkannya untuk mengoptimalkan strategi trading Anda dan mengelola risiko likuidasi secara efektif.
3 Harga Penting dalam Perdagangan Futures: Apa Itu Index Price, Fair Price, dan Last Price?

Apa Itu Index Price dalam Trading Futures?

Index Price adalah tolok ukur utama dalam trading Futures, merepresentasikan rata-rata tertimbang harga aset dasar dari berbagai bursa spot utama. Mekanisme harga ini dirancang agar nilai pasar pasangan Futures tercermin secara adil, dengan menggabungkan data dari platform trading bereputasi. Karena harga aset dasar bisa berbeda antar bursa, Index Price akan terus diperbarui agar tetap akurat dan relevan.

Platform trading terkemuka memilih harga dari bursa utama sebagai sumber untuk kalkulasi setiap indeks Futures. Hal ini memastikan harga Futures mengacu pada data pasar real-time dari banyak sumber, bukan hanya satu bursa. Tujuan utama Index Price adalah untuk memitigasi risiko volatilitas harga dan potensi manipulasi pasar. Dengan pendekatan rata-rata tertimbang dari banyak bursa, Index Price menjadi referensi harga yang lebih stabil dan dapat diandalkan bagi trader.

Sebagai contoh, jika harga sebuah cryptocurrency di beberapa bursa berbeda akibat perbedaan likuiditas atau kondisi pasar regional, Index Price akan meratakan perbedaan ini lewat kalkulasi rata-rata tertimbang. Dengan demikian, lonjakan harga mendadak pada satu bursa tidak akan terlalu mempengaruhi harga Futures.

Metode Kalkulasi

Index Price dihitung dengan rumus berikut:

Index Price = (Persentase Bobot Bursa A × Harga Aset Dasar di Bursa A + Persentase Bobot Bursa B × Harga Aset Dasar di Bursa B + ... + Persentase Bobot Bursa N × Harga Aset Dasar di Bursa N)

Di mana:

  • Persentase Bobot Bursa i = Bobot Bursa i / Total Bobot
  • Total Bobot = Bobot Bursa A + Bobot Bursa B + ... + Bobot Bursa N

Platform trading biasanya memperbarui komponen indeks dan bobotnya secara berkala agar kalkulasi tetap akurat dan sesuai kondisi pasar terkini. Pada kondisi pasar ekstrem atau penyimpangan harga abnormal, platform dapat menerapkan perlindungan tambahan, termasuk penyesuaian komponen dan bobot indeks tanpa pemberitahuan, demi stabilitas pasar.

Pertimbangan Penting

Jika data pasar dari suatu bursa mengalami keterlambatan atau penyimpangan signifikan dibanding sumber lain, data harganya akan dikeluarkan sementara dari kalkulasi indeks. Langkah ini menjaga integritas Index Price dengan mencegah data tidak valid mempengaruhi hasil kalkulasi. Jika kualitas data bursa sudah pulih dan memenuhi standar, data akan dimasukkan kembali dalam proses kalkulasi.

Selain itu, jika harga spot dari bursa tertentu menyimpang ±1% dari median seluruh bursa, mekanisme proteksi harga akan diaktifkan. Harga spot dari bursa tersebut dikecualikan agar outlier tidak mendistorsi Index Price. Pada kondisi pasar ekstrem, platform dapat menyesuaikan koefisien deviasi median untuk pasangan trading tertentu atau menerapkan perlindungan alternatif agar harga tetap adil.

Apa Itu Fair Price dalam Trading Futures?

Fair Price, atau mark price, merupakan mekanisme harga khusus pada Futures perpetual. Fair Price dihitung dari Index Price dan rata-rata bergerak basis biaya, sehingga memberikan referensi yang lebih stabil untuk valuasi posisi dan kalkulasi likuidasi.

Untuk menjaga stabilitas pasar dan mengurangi risiko likuidasi saat volatilitas abnormal, platform trading utama menggunakan sistem penandaan harga wajar. Berbeda dengan sistem lama yang memakai harga transaksi terakhir, sistem ini menetapkan mark price pada Fair Price. Pendekatan ini mencegah deviasi tak perlu antara harga pasar dan indeks harga yang mungkin terjadi akibat manipulasi pasar, lonjakan volatilitas, atau kekurangan likuiditas sementara. Dengan Fair Price sebagai referensi likuidasi, platform dapat mencegah penutupan posisi akibat anomali harga jangka pendek.

Misalnya, jika ada lonjakan pembelian yang menyebabkan harga transaksi terakhir melonjak, mekanisme Fair Price akan menyeimbangkan volatilitas itu dengan menggabungkan Index Price dan rata-rata bergerak basis. Trader pun terhindar dari likuidasi akibat lonjakan harga sesaat yang tidak mencerminkan konsensus pasar.

Di platform trading Futures, Fair Price biasanya ditampilkan jelas di interface trading, dekat informasi pasangan trading. Banyak platform juga menyediakan pengaturan agar chart candlestick menampilkan Fair Price sebagai referensi visual bersama pergerakan harga.

Metode Kalkulasi

Fair Price dihitung menggunakan rumus berikut:

Fair Price = Median (Funding Rate Premium, Mid-Price Basis Fair Price, Last Price)

Di mana:

  • Funding Rate Premium = Index Price × (1 + Funding Rate Terbaru × (Jam Menuju Settlement Funding Berikutnya / Periode Settlement Funding dalam Jam))
  • Mid-Price Basis Fair Price = Index Price + Rata-rata Bergerak Basis (periode tertentu) = Index Price + Rata-rata Bergerak [(Harga Bid Terbaik + Harga Ask Terbaik) / 2 - Index Price]
  • Last Price adalah harga transaksi Futures terbaru, diperbarui terus-menerus

Kalkulasi ini mempertimbangkan tiga faktor utama: mekanisme funding rate, basis antara harga Futures dan spot, serta harga transaksi aktual. Dengan median dari ketiga variabel ini, Fair Price menjadi referensi yang seimbang dan tidak mudah dimanipulasi atau terkena anomali pasar temporer.

Pertimbangan Penting

Perlu dipahami, Fair Price hanya mempengaruhi kalkulasi harga likuidasi dan profit-loss (PNL) belum terealisasi, bukan PNL yang sudah terealisasi, yang didasarkan pada harga eksekusi transaksi aktual.

Akibat perbedaan ini, ketika order dieksekusi, trader dapat langsung melihat profit/loss belum terealisasi karena ada deviasi antara Fair Price dan Last Price pada saat eksekusi. Fenomena ini normal dalam trading Futures dan tidak berarti pengguna mengalami kerugian dana. Namun, trader tetap perlu memperhatikan harga likuidasi agar dapat mengelola risiko penutupan posisi dengan efektif. Memahami perbedaan Fair Price dan Last Price membantu trader mengambil keputusan yang lebih akurat dalam sizing posisi dan manajemen risiko.

Apa Itu Last Price dalam Trading Futures?

Last Price adalah harga terbaru di mana kontrak Futures dieksekusi pada order book platform trading. Last Price menunjukkan aktivitas trading aktual di platform pada waktu tertentu dan menjadi referensi langsung bagi peserta pasar.

Berbeda dengan Index Price dan Fair Price yang merupakan hasil kalkulasi untuk stabilitas, Last Price adalah hasil langsung dari interaksi permintaan dan penawaran di platform. Ketika pembeli dan penjual menyepakati harga dan mengeksekusi transaksi, harga eksekusi itu menjadi Last Price baru. Harga ini terus diperbarui setiap kali terjadi transaksi baru, sehingga memberikan insight real-time tentang sentimen pasar dan aktivitas trading.

Last Price sangat penting bagi trader yang menggunakan market order, karena langsung menentukan harga eksekusi order. Ini juga jadi indikator utama momentum harga jangka pendek serta memberikan gambaran tentang arus order dan kedalaman pasar.

Last Price dapat dilihat pada bagian Market Trades di area order book platform Futures. Bagian ini biasanya menampilkan feed real-time transaksi terbaru, menunjukkan Last Price bersama ukuran transaksi dan waktu eksekusi setiap trade.

Cara Beralih antara Index Price, Fair Price, dan Last Price

Antarmuka Website

Di versi desktop platform trading Futures, beralih antar tampilan harga sangat mudah. Buka halaman trading Futures dan temukan indikator harga di atas chart candlestick. Anda akan melihat opsi Last Price ▼, Index Price ▼, atau Fair Price ▼. Arahkan mouse ke label tersebut, maka dropdown menu dengan tiga pilihan harga akan muncul. Klik jenis harga yang diinginkan untuk mengubah tampilan chart sesuai preferensi Anda.

Fitur ini memungkinkan trader menganalisis pergerakan harga dari berbagai sudut. Melihat Fair Price membantu menilai risiko likuidasi, sementara Last Price memberikan insight tentang aktivitas trading aktual dan harga eksekusi.

Aplikasi Mobile

Bagi pengguna mobile, prosesnya melibatkan beberapa tahap berikut:

  1. Buka aplikasi trading dan masuk ke bagian Futures dengan mengetuk opsi Futures di bagian bawah layar.

  2. Pada halaman trading Futures, cari dan ketuk ikon chart candlestick di pojok kanan atas untuk mengakses tampilan grafik.

  3. Di halaman chart candlestick, ketuk ikon rotasi layar di kanan atas untuk beralih ke tampilan landscape, sehingga chart tampil lebih besar dan detail.

  4. Pada tampilan chart candlestick landscape, ketuk Last Price ▼, Index Price ▼, atau Fair Price ▼ di kanan atas. Menu dropdown akan muncul dengan tiga pilihan harga. Ketuk tipe harga yang diinginkan untuk mengubah tampilan.

Fitur ini sangat bermanfaat bagi trader mobile yang ingin memantau berbagai metrik harga secara mobile, sehingga mereka tetap bisa mengambil keputusan trading optimal di mana saja.

Ringkasan & Insight Utama

Memahami Index Price

Index Price adalah referensi utama dalam trading Futures, dihitung sebagai rata-rata tertimbang dari harga aset di beberapa bursa spot utama. Fungsi utamanya adalah mengaitkan pasangan Futures dengan realitas pasar yang lebih luas dan mencegah manipulasi harga dari satu bursa saja. Demi keadilan dan akurasi, platform trading menerapkan proteksi ketat dalam kalkulasi Index Price.

Jika pembaruan data dari bursa mengalami keterlambatan atau harga konsisten menyimpang dari rentang pasar normal, bursa tersebut akan dikeluarkan sementara dari kalkulasi. Demikian pula, jika harga spot bursa menyimpang lebih dari ±1% dari median sumber data, harga tersebut juga dikeluarkan. Perlindungan ini membuat Index Price tetap jadi referensi andal walau ada kondisi pasar ekstrem atau gangguan teknis pada bursa tertentu.

Memahami Fair Price

Fair Price adalah mekanisme kontrol risiko yang dirancang untuk melindungi trader dari likuidasi tidak perlu. Kalkulasinya menggunakan Index Price dan rata-rata bergerak basis antara Futures dan spot. Fair Price menjadi satu-satunya acuan untuk menghitung profit-loss (PNL) belum terealisasi dan menentukan kapan posisi dilikuidasi.

Tujuan utamanya adalah mencegah likuidasi akibat lonjakan volatilitas, kekurangan likuiditas, atau upaya manipulasi harga di pasar tak likuid. Dengan menggunakan Fair Price, bukan Last Price, untuk kalkulasi likuidasi, platform membangun buffer yang melindungi trader dari penutupan posisi akibat anomali harga yang tidak mencerminkan kondisi pasar sebenarnya.

Mekanisme ini sangat penting saat volatilitas tinggi atau likuiditas rendah, di mana Last Price bisa sangat fluktuatif akibat transaksi kecil. Fair Price menstabilkan referensi sehingga pengelolaan posisi lebih aman.

Memahami Last Price

Last Price adalah harga eksekusi trade terbaru di order book platform. Ini menentukan harga pengisian order pasar dan menggambarkan aktivitas trading aktual platform. Tidak seperti Index Price dan Fair Price yang merupakan hasil kalkulasi, Last Price adalah harga aktual di mana pembeli dan penjual bertransaksi pada saat itu.

Last Price penting untuk memahami sentimen pasar langsung dan arus order. Ini memberikan feedback real-time atas dinamika permintaan dan penawaran, serta menjadi dasar eksekusi order pasar. Pada kondisi pasar volatil atau tidak likuid, Last Price bisa sangat menyimpang dari Fair Price, sehingga platform lebih mengutamakan Fair Price untuk kalkulasi likuidasi.

Hubungan Utama & Dampak Praktis

Setiap dari tiga harga dalam trading Futures punya fungsi yang spesifik dan saling melengkapi. Last Price adalah eksekutor transaksi, menentukan harga aktual dan merefleksikan aktivitas pasar. Index Price adalah kalibrator nilai pasar wajar, mengaitkan harga Futures dengan pasar spot dari banyak bursa. Fair Price berfungsi menjaga keamanan posisi, melindungi trader dari likuidasi akibat anomali pasar sementara.

Memahami dan membedakan ketiga konsep ini membantu trader menilai risiko pasar dan merancang strategi trading yang lebih tangguh. Misalnya, perbedaan besar antara Last Price dan Fair Price bisa menjadi indikator ketidakefisienan pasar atau upaya manipulasi, memberi peluang bagi trader cermat sekaligus peringatan risiko. Memantau hubungan antara Index Price dan harga platform juga bisa mengungkap peluang arbitrase atau tren pasar yang lebih luas.

Dengan memahami interaksi ketiga harga ini dan dampaknya terhadap aspek trading Futures, trader dapat masuk pasar dengan stabilitas, kepercayaan diri, dan manajemen risiko yang lebih baik. Pengetahuan ini adalah fondasi penting untuk sukses dalam trading Futures, sehingga peserta bisa mengambil keputusan akurat soal ukuran posisi, titik masuk/keluar, dan strategi risk management.

FAQ

Apa itu Index Price, Fair Price, dan Last Price dalam trading Futures?

Index Price adalah rata-rata tertimbang harga spot di sejumlah bursa utama. Fair Price adalah harga teoritis berdasarkan index price dan biaya funding. Last Price adalah harga transaksi terbaru di platform.

Apa perbedaan index price, fair price, dan last price?

Index price adalah rata-rata tertimbang lintas pasar spot. Fair price digunakan untuk settlement kontrak dan likuidasi. Last price adalah harga transaksi aktual di akhir trading.

Bagaimana Fair Price dihitung dalam trading Futures?

Fair Price dihitung dari harga spot plus biaya funding, disesuaikan dengan waktu jatuh tempo. Fair Price merepresentasikan harga teoritis kontrak Futures agar tidak ada peluang arbitrase antara pasar spot dan Futures.

Apa artinya jika Last Price dan Index Price berbeda?

Jika Last Price dan Index Price berbeda, itu menandakan volatilitas pasar dan selisih harga sementara. Ini menyebabkan profit/loss belum terealisasi pada posisi Anda. Hal ini normal dan tidak berarti Anda kehilangan dana. Biasanya harga akan konvergen kembali saat kondisi pasar stabil.

Apa signifikansi dan dampak praktis ketiga harga ini bagi trader Futures?

Index Price menjaga penilaian wajar dan mencegah manipulasi. Fair Price menjadi panduan keputusan entry/exit. Last Price menunjukkan sentimen pasar real-time. Ketiganya membantu trader mengidentifikasi tren, mengelola risiko, mengoptimalkan strategi, dan mengeksekusi order di level terbaik.

Dalam trading Futures, harga mana yang sebaiknya dijadikan acuan untuk strategi trading?

Gunakan fair price sebagai tolok ukur utama, padukan dengan index price untuk konteks pasar dan last price sebagai sinyal entry/exit. Gabungkan dengan indikator teknikal agar eksekusi strategi trading lebih optimal.

* Informasi ini tidak bermaksud untuk menjadi dan bukan merupakan nasihat keuangan atau rekomendasi lain apa pun yang ditawarkan atau didukung oleh Gate.
Artikel Terkait
Apa Itu Harga Mark dalam Perdagangan Mata Uang Kripto: Panduan untuk Pemula

Apa Itu Harga Mark dalam Perdagangan Mata Uang Kripto: Panduan untuk Pemula

Temukan signifikansi harga mark dalam perdagangan mata uang kripto, terutama yang berfokus pada perannya sebagai pelindung di pasar futures dan derivatif. Artikel ini mengungkap harga mark sebagai komponen kritis untuk menjaga stabilitas selama kondisi pasar yang volatil, membandingkannya dengan harga terakhir untuk menyoroti pentingnya dalam manajemen risiko. Pemula dapat belajar bagaimana harga mark mencegah likuidasi yang tidak perlu dengan bertindak sebagai penyangga terhadap manipulasi harga. Selain itu, jelajahi bagaimana bursa seperti Gate menggunakan metode perhitungan canggih untuk memastikan keadilan dan akurasi dalam penetapan harga mark. Penting bagi para trader, panduan ini memberikan pengetahuan untuk menavigasi perdagangan kripto dengan percaya diri.
2025-08-26 15:41:46
Apa itu Harga Mark? Sebuah Penjelasan

Apa itu Harga Mark? Sebuah Penjelasan

Artikel ini memberikan penjelasan komprehensif tentang harga mark dalam arena perdagangan cryptocurrency, menekankan perannya yang sangat penting dalam perdagangan berjangka dan derivatif. Pembaca akan belajar bagaimana harga mark menstabilkan perdagangan dengan secara akurat mencerminkan nilai pasar dan mengurangi risiko seperti likuidasi yang tidak perlu selama periode volatil. Artikel ini membahas isu-isu kunci seperti manipulasi harga dan manajemen risiko, menjadikannya bacaan yang penting bagi para trader yang menggunakan platform seperti Gate atau Bybit. Disusun untuk meningkatkan pemahaman, teks ini merinci perhitungan harga mark, strategi untuk perdagangan, dan manfaat menetapkan pesanan berdasarkan metrik ini untuk perdagangan yang optimal.
2025-09-11 07:02:26
Apa Itu Gate Perp DEX? Panduan Pemula untuk Perdagangan Perpetual

Apa Itu Gate Perp DEX? Panduan Pemula untuk Perdagangan Perpetual

Temukan Gate Perp DEX yang inovatif, merevolusi perdagangan perpetual terdesentralisasi dengan lingkungan yang kuat dan aman serta teknologi blockchain terkini. Dengan transaksi super cepat dan likuiditas yang dalam, ia menawarkan akses efisien kepada trader ke kontrak perpetual. Pemula dapat dengan mudah menghubungkan dompet Web3 mereka untuk menavigasi platform yang ramah pengguna ini, belajar tentang leverage, strategi eksekusi, dan manajemen risiko. Fitur-fitur canggih seperti suku bunga pendanaan waktu nyata dan kinerja luar biasa menarik trader, sementara penambangan likuiditas mendorong partisipasi aktif, menciptakan ekosistem yang berkembang yang dioptimalkan untuk SEO dengan kata kunci seperti "Gate Perp DEX," "perdagangan terdesentralisasi," dan "pasangan cryptocurrency."
2025-09-30 15:44:03
Platform DEX Perpetual Teratas: Panduan Komprehensif untuk Pedagang

Platform DEX Perpetual Teratas: Panduan Komprehensif untuk Pedagang

"Platform DEX Perpetual Teratas: Panduan Komprehensif untuk Trader" mengeksplorasi peran transformatif dari pertukaran terdesentralisasi dalam perdagangan cryptocurrency, menekankan keamanan, transparansi, dan keuntungan kontrol pengguna. Artikel ini membahas kebutuhan trader akan perdagangan non-kustodial, catatan yang transparan, dan mekanisme likuiditas yang inovatif. Ini memberikan analisis mendetail tentang platform DEX terkemuka, dengan fokus pada fitur unik mereka, seperti antarmuka yang ramah pengguna dan keamanan yang kuat dari Gate. Panduan ini juga menerangi pembaca tentang penguasaan strategi, termasuk tingkat pendanaan dan teknik manajemen risiko, sambil menyoroti solusi ramah pemula dan sumber daya pendidikan dari Gate.
2025-10-23 10:32:17
Bagaimana Sinyal di Pasar Derivatif Memprediksi Pergerakan Harga Kripto?

Bagaimana Sinyal di Pasar Derivatif Memprediksi Pergerakan Harga Kripto?

Pelajari cara sinyal pasar derivatif dapat memprediksi pergerakan harga kripto. Telusuri futures open interest, funding rates, rasio call/put, serta data likuidasi untuk memahami sentimen pasar. Sangat tepat bagi investor keuangan dan trader di Gate. Dapatkan strategi guna memproyeksi kemungkinan pembalikan arah maupun tren pasar.
2025-11-13 09:40:30
Strategi Scalping pada Cryptocurrency untuk Memaksimalkan Keuntungan

Strategi Scalping pada Cryptocurrency untuk Memaksimalkan Keuntungan

Temukan inti dari crypto scalping—solusi tepat untuk trader pemula dan menengah. Kendalikan strategi, tools, dan teknik teruji demi trading efektif di Gate serta maksimalkan pendapatan Anda lewat transaksi cepat. Dalami trading jangka pendek dan ubah pergerakan harga kecil menjadi profit besar.
2025-12-18 18:51:29
Direkomendasikan untuk Anda
Bisakah TradFi dan Decentralized Finance Berjalan Bersama

Bisakah TradFi dan Decentralized Finance Berjalan Bersama

TradFi dan keuangan terdesentralisasi kerap dipandang sebagai dua kekuatan yang bertolak belakang dalam sistem keuangan global. TradFi mengacu pada institusi mapan, perantara terpusat, serta kerangka kerja yang diatur secara resmi, sementara keuangan terdesentralisasi didasarkan pada blockchain terbuka, smart contract, dan akses tanpa izin.
2026-01-10 18:34:21
TradFi: Cara TradFi Merambah Pasar Kripto

TradFi: Cara TradFi Merambah Pasar Kripto

TradFi kini tidak lagi sekadar mengamati perkembangan aset digital, melainkan sudah terlibat secara aktif dalam aktivitas di pasar kripto.
2026-01-10 18:32:23
Nansen Dikritik Setelah HR Membagikan Unggahan Mengenai Lulusan Baru yang Menggantikan Senior Engineer

Nansen Dikritik Setelah HR Membagikan Unggahan Mengenai Lulusan Baru yang Menggantikan Senior Engineer

Telusuri kontroversi di platform analitik blockchain Nansen atas keputusan perekrutan yang menggantikan insinyur senior dengan lulusan baru. Ketahui respons HR, kritik dari komunitas, serta pernyataan CEO terkait budaya kerja dan penilaian kinerja dalam ekosistem Web3.
2026-01-10 18:31:33
Penjelasan ETF Overlap: Alasan Pentingnya dalam Penyusunan Portofolio

Penjelasan ETF Overlap: Alasan Pentingnya dalam Penyusunan Portofolio

Overlap ETF merupakan konsep penting yang wajib dipahami oleh setiap investor ketika membangun portofolio investasi yang terdiversifikasi
2026-01-10 18:29:38
Penjelasan ETF Emas Terbaik: Cara Investor Menentukan Eksposur Emas yang Tepat

Penjelasan ETF Emas Terbaik: Cara Investor Menentukan Eksposur Emas yang Tepat

ETF emas terbaik kini menjadi instrumen utama bagi investor yang ingin memperoleh eksposur ke emas tanpa harus menghadapi kendala kepemilikan fisik. Di tengah kekhawatiran inflasi, fluktuasi nilai tukar, dan ketidakpastian geopolitik di pasar global, emas tetap menjadi fokus sebagai aset penyimpan nilai.
2026-01-10 18:25:12
JPMorgan, Blockchain, dan Uang Digital: Bagaimana Bank Global Membentuk Masa Depan Keuangan

JPMorgan, Blockchain, dan Uang Digital: Bagaimana Bank Global Membentuk Masa Depan Keuangan

JPMorgan kini tidak lagi menganggap blockchain sekadar eksperimen di tepi industri keuangan. Sebaliknya, bank terbesar di dunia berdasarkan aset ini secara aktif mengembangkan infrastruktur berbasis blockchain untuk mendukung uang digital pada tingkat institusional.
2026-01-10 18:22:59